"Semua buruh migran bermimpi untuk pulang"
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Eni Lestari: Semua buruh migran bermimpi untuk pulang

Ketika berangkat untuk menjadi asisten rumah tangga di Hong Kong, Eni Lestari tidak tahu sama sekali akan hak-haknya sebagai buruh migran. Upahnya tak dibayar beberapa bulan, juga tidak diberi libur, dan bahkan tak boleh berkomunikasi dengan orang lain.

Kabur dari rumah majikan, Eni kemudian memperjuangkan haknya dan menang.

Kini menjabat sebagai Ketua Aliansi Migran Internasional, Eni Lestari, menjadi buruh migran pertama asal Indonesia yang berpidato di konferensi tingkat tinggi PBB tentang pengungsi dan migran tengah, September lalu di New York.

Lebih dari 40.000 buruh migran asal Indonesia yang bekerja di Hong Kong. Eni Lestari berbicara pada wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska.