"Tembok itu berasal dari kita sendiri"
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Leonika Boedioetomo: Tembok itu berasal dari kita sendiri

Leonika Sari Boedioetomo adalah pendiri start-up Reblood - yang mendorong orang untuk berdonor darah secara rutin. Indonesia memerlukan 5 juta kantong darah tiap tahun, tetapi selalu kekurangan padahal jumlah penduduknya 255 juta.

Perempuan berusia 23 tahun ini belajar coding sejak kuliah dan mulai merintis aplikasi Reblood saat dirinya terpilih mengikuti pelatihan pengembangan start-up di Massachusetts Institute of Technology pada 2014 lalu. Saat itu dia adalah satu-satunya peserta dari Indonesia dan menjadi peserta termuda.

"Dari 100 pendiri start-up di Indonesia, mungkin cuma satu yang perempuan," katanya tentang sedikitnya perempuan menggeluti bidang IT.

Christine Franciska berkunjung ke Surabaya dan menceritakan kisahnya.