Warga Malaysia tentang pabrik Australia

Terbaru  26 Februari 2012 - 17:23 WIB
  • Protes menentang Lynas
    Sekitar 2.000 warga dan aktivis Malaysia menggelar unjuk rasa hari Minggu (26/2) di Kuantan, negara bagian Pahang, guna menentang pembangunan pabrik pengolahan mineral langka. Perusahaan tambang Australia Lynas telah mengantongi izin pendirian pabrik yang dikeluarkan pemerintah Malaysia.
  • Protes menentang Lynas di Gebeng
    Aktivis dan warga yang tinggal di sekitar lokasi instalasi pengolahan mineral langka kembali menyuarakan kekhawatiran akan potensi bahaya lingkungan akibat limbah radioaktif. Kilang mineral langka terletak di Gebeng, sekitar setengah jam perjalanan dengan mobil dari kota Kuantan.
  • Anwar Ibrahim
    Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menghadiri unjuk rasa di Kuantan. Di hadapan pemrotes, Anwar Ibrahim mengatakan koalisinya akan membatalkan izin kilang Australia itu bila menang dalam pemilu mendatang.
  • Warga mengusung spanduk
    Warga khawatir pabrik pengolahan mineral langka akan berdampak buruk bagi kesehatan dan keselamatan mereka akibat radiasi. Mereka menuntut penutupan pabrik pengolahan mineral langka yang biasanya digunakan untuk pembuatan telepon pintar dan televisi layar datar.
  • Warga melepaskan balon hijau
    Perusahaan tambang Australia Lynas menyatakan telah menemukan metode yang lebih aman dan lebih ramah lingkungan untuk memproduksi mineral yang mempunyai nilai ekonomi tinggi itu. Bagaimanapun limbah pengolahan tetap menyisakan radiasi tingkat rendah.
  • Pemrotes membawa poster
    Pihak berwenang Malaysia menegaskan tingkat radiasi rendah itu tidak akan berbahaya bagi kesehatan warga. Namun warga tidak percaya dengan penjelasan pemerintah maupun perusahaan tambang.
  • Simbol radiasi
    Pabrik perusahaan tambang Australia di Gebeng dibangun dengan biaya US$230 juta dan akan memproses mineral langka dari tambang Mount Weld, Australia Barat. Instalasi pemurnian di Malaysia diperkirakan akan mendobrak dominasi Cina dalam pengolahan mineral langka.

Video

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.