Dua mantan gerilyawan dalam pilpres Timor Leste

Terbaru  19 Maret 2012 - 19:27 WIB
  • Jose Ramos Horta
    Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta setelah jumpa pers untuk mengumumkan ia secara resmi mengundurkan diri dari pemilihan presiden. Penghitungan suara sebagian besar telah dilakukan dan calon dari partai Fretilin Francisco 'Lo Olo' Guterres unggul dengan 28%, dan mantan pangliman angkatan bersenjata Taur Matan Ruak dengan 25% suara.
  • Jose Ramos Horta
    Ramos Horta saat memberikan suaranya dalam pemilihan presiden putaran pertama tanggal 17 Maret. Dalam penghitungan suara sampai Senin, 19 Maret, Horta mendapatkan 18% suara dan ia tidak berhak untuk melaju ke putaran kedua pemilihan presiden tanggal 21 April.
  • Jose Ramos Horta
    Jose Ramos Horta duduk di depan sejumlah foto di kediamannya sebelum mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya Senin 19 Maret. Horta mengatakan ia secara resmi akan menyerahkan jabatan tanggal 19 Mei.
  • Francisco Guterres
    Fransisco 'Lu Olo' Guterres tersenyum setelah diumumkan ia unggul dalam pemilhan presiden putaran pertama. Guterres dikalahkan Ramos Horta dalam pemiliah tahun 2007.
  • Francisco Guterres
    Franscisco Guterres mengadakan jumpa pers di Dili, Senin 19 Maret. Sejauh ini lebih dari 84% suara telah dihitung dan Gutteres unggul sementara. Guterres mengatakan ia yakin akan menang dalam pemilihan putaran kedua.
  • Guterres saat memberikan suara dalam pemilihan presiden putaran pertama tanggal 17 Maret. Isu ekonomi dominan dalam kampanye pemilihan presiden di Timor Leste.
  • Taur Matan Ruak
    Taur Matan Ruak menunjukkan jarinya yang telah terkena tinta setelah memberi suara. Taur dan Guterres adalah mantan gerilyawan pada masa perjuangan kemerdekaan atas Indonesia.
  • PM Xanana Gusmao
    Partai Perdana Menteri Xanana Gusmao, CNRT, memberikan dukungan kepada Taur Matan Ruak dalam pemilihan kali ini. Pada pemilu 2007, CNRT mendukung Horta. Sejumlah laporan menyebutkan kritikan Horta terhadap CNRT yang menyebabkan partai ini beralih dukungan.
  • Taur Matan Ruak
    Taur Matan Ruak berbicara kepada media setelah memberikan suara pada hari pemilihan 17 Maret.
  • Warga Timor Leste
    Warga Timor Leste ante untuk memberi suara dalam pemilihan presiden putaran pertama. Pada akhir tahun ini, pasukan PBB yang ditempatkan di Timor Leste sejak 1999, akan ditarik mundur.
  • Dili
    Jalan Colmera di ibukota Timor Leste, Dili. Pemilihan berjalan aman di negara yang hampir terjerumus dalam perang saudara pada 2006 akibat kerusuhan menjelang pemilu. Saat itu, 37 orang meninggal dalam bentrokan yang terjadi.
  • Pasar Comoro
    Pasar Comoro di Dili. Bulan Mei mendatang, Timor Leste akan merayakan 10 tahun kemerdekaan dan pada bulan Juni, warga setempat akan melakukan pemilihan parlemen.

Video

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.