Layanan video Cina mendapat kontrak hak siar Liga Primer

Cina, sepak bola Hak atas foto Getty Images
Image caption Presiden Cina, Xi Jinping, sudah meminta dunia usaha Cina untuk menanam modal lebih banyak di sepak bola.

Liga Primer Inggris dilaporkan mencapai kesepakatan besar untuk hak siar di Cina, yang nilainya mencapai US$600 juta atau sekitar Rp9,3 triliun.

Kontrak selama tiga tahun itu untuk penyiaran langsung layanan video langsung PPTV itu menjadi yang termahal bagi Liga Primer di luar negeri.

Sebuah sumber PPTV mengatakan kesepakatan sudah dicapai.

Jika memang benar maka nilainya sampai 10 kali lebih tinggi dari kontrak saat ini dengan Stasiun China TV.

Bagaimanapun Liga Primer belum memberi komentar.

PPTV dimiliki oleh perusahaan retail Suning, yang sudah menanam modal di sepak bola Eropa, antara lain membeli saham mayoritas di klub Inter Milan, Juni tahun ini.

Presiden Cina, Xi Jinping, memang mengarahkan dunia usaha Cina untuk menanam modal lebih banyak di sepak bola dalam upaya untuk menjadikan negara itu sebagai adi daya sepak bola.

Hak atas foto All Sport
Image caption Para investor Cina membeli 13% saham di Manchester City pada Desember 2015 .

Dia sudah menetapkan sasaran agar Cina memiliki bisnis olahraga terbesar di dunia pada tahun 2025.

Di Liga Primer, klub Manchester City, West Bromwich Albion, dan Aston Villa menerima investasi dari Cina pada tahun lalu.

Pasar yang berkembang

Jumlah penonton Liga Primer juga meningkat pesat di Cina, yang pada sisi lain dilihat oleh klub-klub Inggris sebagai pasar utama yang berkembang.

Sementara Liga Super Cina ikut membantu peningkatan penggemar dengan menarik para pemain maupun manajer dari liga-liga Eropa.

Hak atas foto All Sport
Image caption Jumlah penonton Liga Primer di Cina meningkat pesat.

Saat ini kontrak hak siar terbesar Liga Primer di luar negeri adalah dengan stasiun TV Amerika Serikat, NBC, senilai US$1 miliar untuk enam musim atau sekitar US$ 167 per tahun.

Adapun kontrak Liga Primer dengan PPTV Cina -menurut kantor berita AP- mencapai US$233 juta per tahun, yang akan dimulai pada musim 2019-2020.

Hingga saat ini, pemasukan utama Liga Primer yang terbesar masih dari dalam negeri, dengan Sky dan BT sepakat untuk tiga musim mulai saat ini 2016-2017 senilai £5,14 miliar atau sekitar Rp85 triliun.

Berita terkait