Malaysia tidak akan gelar Grand Prix F1 lagi setelah 2018

Grand Prix di Sepang, Malaysia Hak atas foto Getty Images
Image caption Jumlah penonton balapan Formula 1 di Malaysia dikatakan menurun.

Malaysia akan berhenti menjadi tuan rumah balapan Grand Prix Formula 1 setelah tahun 2018 seiring dengan akan berakhirnya perjanjian yang berlaku sekarang.

Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Nazri Abdul Aziz.

Dikatakannya perjanjian sekarang berlaku dari 2016 hingga 2018 dan setelah itu tidak akan ada lagi Formula 1 yang selama ini digelar di sirkuit Sepang.

"Dari perspektif jangka panjang, keputusan ini mungkin tepat karena biayanya lebih mahal dan tidak lagi menarik," katanya sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters pada Senin (21/11).

Menurut Nazri Abdul Aziz, jumlah penonton balapan berkurang sementara dana yang dikeluarkan Malaysia mencapai US$68 juta atau sekitar Rp913 miliar per tahun.

Hak atas foto Reuters
Image caption Nico Rosberg beraksi dalam sesi latihan di Grand Prix Sepang, Malaysia pada 30 September 2016.

Grand Prix di Sepang, Malaysia digelar Oktober lalu yang dimenangkan oleh pembalap Australia Daniel Ricciardo.

Sementara itu bos Formula 1 Bernie Ecclestone menyampaikan keraguan tentang masa depan olahraga itu di Asia Tenggara.

Ia dilaporkan mengatakan bahwa Singapura juga tidak ingin menggelar Grand Prix lagi setelah perjanjian yang berlaku sekarang berakhir tahun depan.

Topik terkait

Berita terkait