Akhirnya, Nico Rosberg juara Formula Satu 2016

Nico Rosberg, F1 Hak atas foto All Sports/Lars Baron
Image caption Nico Rosberg hanya butuh juara tiga di Grand Prix Abu Dhabi untuk memastikan juara F1 2016.

Setelah memastikan juara Formula Satu 2016 di Grand Prix Abu Dhabi -dengan finish di peringkat dua- Nico Rosberg bertanya kepada timnya lewat radio.

"Boleh saya membuat donat kawan-kawan? Apakah itu ok?!"

Dia mendapat jabawan ok, dan memutar-mutar mobilnya di bagian belakang -yang dikenal sebagai donat- dengan kepulan asap tebal.

Juara F1 2016 ini merupakan yang pertama bagi pembalab Tim Mercedes asal Jerman ini, namun banyak yang memperkirakan dia akan menjadi salah satu pembalap yang akan merebut juara beberapa kali.

Dia juga berhasil menyamai prestasi ayahnya, Keke Rosberg, yang merebut juara F1 1982, menyusul prestasi ayah dan anak lain di F1, yaitu Graham Hill (1962) dan Damon Hill (1996).

Adapun juara GP Abu Dhabi direbut rekan satu timnya asal Inggris, Lewis Hamilton, yang sudah merebut juara F1 tiga kali, satu kali bersama McLaren dan dua lagi bersama Mercedes.

Hak atas foto All Sport/Clive Mason
Image caption Rosberg mendapat izin dari tim untuk membuat 'donat'.

Di putaran-putaran terakhir, Hamilton sempat memperlambat lajunya mobilnya untuk menahan Rosberg karena jika Rosberg finish di urutan keempat, maka Hamilton yang akan menjadi juara dunia

Namun Rosberg tetap finish nomor dua walau ditempel ketat oleh Sebastian Fettel dari Ferarri yang finish di tempat ketiga dengan hanya selisih sekitar 0,4 detik dari Rosberg.

Di podium, Hamilton mengucapkan selamat kepada Rosberg, "Selamat besar untuk Nico, tentu saja. Dia merebut juara dunia pertamanya."

Hak atas foto All Sport/Clive Mason
Image caption Persaingan antara Rosberg dan Hamilton, walau berada dalam satu tim, sudah diketahui para penggemar F1.

Sementara Rosberg juga mengucapkan selamat kepada Hamilton, yang terus berjuang untuk hingga balapan terakhir musim ini.

"Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Lewis, kau membuatnya menjadi musim yang hebat, saingan yang berat dan selalu sulit mengalahkanmu."

"Tidak nyata. Saya sangat, sangat bangga. Saya melakukan yang sama dengan yang dicapai ayah saya."

Walau berada dalam satu tim, Hamilton dan Rosberg saling bersaing dengan ketat dan penggemar F1 tampaknya mengharapkan musim balap mendatang akan sama serunya dengan 2016, ketika juara dunia ditentukan sampai pada balapan terakhir.

Topik terkait

Berita terkait