Jenazah korban kecelakaan pesawat 'Chapecoense' dipulangkan

Petugas pemakaman menutup peti mati yang dihias dengan logo Chapecoense, berisi jasad anggota tim di rumah pemakaman San Vicente di Medellin, Kolombia, Jumat, 2 Desember 2016. Hak atas foto AP
Image caption Tragedi ini menewaskan sebagian besar pemain tim sepak bola Chapecoense, dan 20 wartawan yang terbang bersama mereka.

Jasad dari 71 korban tewas akibat kecelakaan pesawat di Kolombia yang terjadi pada sebuah tim sepak bola Brasil sudah dipulangkan, dan kota asal mereka pun mempersiapkan upacara pemakaman.

Lebih dari 100.000 orang diperkirakan akan menghadiri upacara yang akan berlangsung di stadion tim di Chapeco.

Hanya enam orang yang selamat dari kecelakaan yang terjadi Senin (28/11) lalu di luar Medellin, di mana tim Chapecoense akan bermain di final regional.

Presiden Brasil Michel Temer dilaporkan akan menyambut pesawat yang mengangkut jenazah korban di bandara.

Namun dilaporkan bahwa dia tidak akan mengikuti upacara di stadion, karena khawatir pada protes yang berlangsung. Gianni Infantino dari Fifa akan menghadiri upacara tersebut.

Ratusan orang berbaris di jalanan untuk memberikan penghormatan terakhir pada iring-iringan peti mati yang dibawa dari bandara di Medellin pada Jumat.

Hak atas foto Reuters
Image caption Kerabat dari lima korban asal Bolivia menunggu kedatangan jenazah korban di bandara Santa Cruz di Bolivia
Hak atas foto Reuters
Image caption Jasad korban kru asal Paraguay, Gustavo Encina, diserahkan ke ayahnya di Paraguay

Sekitar sembilan belas korban tewas adalah anggota tim sepak bola Chapecoense, dan lainnya adalah staf pendukung serta wartawan yang meliput tim tersebut. Korban dalam kecelakaan tersebut adalah 64 warga Brasil, lima warga Bolivia, dan seorang dari Venezuela, serta kru dari Paraguay.

Jenazah para korban tersebut akan dibawa dalam prosesi pemakaman mengelilingi Chapeco pada Sabtu ini dan berakhir dengan upacara di stadion tim.

Hak atas foto EPA
Image caption Pendukung Chapecoense menggelar peringatan pada Sabtu lalu.

Sepanjang pekan ini, sebelum setiap pertandingan sepakbola akan dilakukan hening satu menit, dan Fifa juga meminta agar semua pemain mengenakan pita hitam untuk mengenang kecelakaan ini.

Tim digambarkan memiliki "kisah dongeng yang berakhir tragis".

Klub tersebut sedang menuju pertandingan yang merupakan terbesar dalam sejarah mereka, yaitu final Copa Sudamericana.

Pemerintah Kolombia mengatakan semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa pesawat yang membawa tim sepak bola Brasil itu jatuh karena kehabisan bahan bakar saat pesawat berupaya mendarat.

Topik terkait