Apa kata Djokovic setelah kalah dari pemain nomor 117 dunia di Australia Terbuka?

Novak Djokovic Hak atas foto EPA
Image caption Novak Djokovic untuk pertama kalinya sejak 2008 kalah di putaran kedua turnamen Grand Slam.

Novak Djokovic tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah tersingkir di putaran kedua turnamen Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Kamis (19/01), dari pemain nomor 117 dunia, Denis Istomin.

Para wartawan yang mengikuti konferensi pers usai pertandingan mengatakan Djokovic terlihat lemas.

Djokovic adalah juara bertahan dan sudah enam kali menang di turnamen ini. Tapi pada penyelenggaraan kali ini, Djokovic tak berdaya menghadapi Istomin dan harus menyerah 7-6 (10-8), 5-7, 2-6, 7-6 (7-5), dan 6-4 dalam pertandingan selama empat jam dan 48 menit.

Bagi Djokovic ini adalah kekalahan pertama di putaran kedua turnamen Grand Slam sejak Wimbledon 2008.

"Ada kalanya kita tak berada di posisi puncak di lapangan, tak ada ritme... dan pemain yang menjadi lawan bermain sangat bagus," kata Djokovic.

"Ini pertandingan tenis, siapa pun bisa kalah. Tak ada yang tak mungkin... saya mencoba yang terbaik dan tetap saja tak berhasil," ungkap petenis Serbia berusia 29 tahun yang tadinya diperkirakan akan menjuarai Australia Terbuka untuk yang ketujuh kalinya tahun ini.

Setelah menang di Prancis Terbuka tahun lalu -sekaligus menjadikan dirinya sebagai petenis yang pernah menang di semua turnamen Grand Slam- sejumlah pengamat tenis merasa performanya sedikit menurun.

Klaim ini sepertinya tak lagi relevan setelah ia menjuarai Qatar Open di awal tahun dengan menundukkan petenis nomor satu dunia dan juga musuh lamanya, Andy Murray.

Kaget sendiri

Hak atas foto Getty Images
Image caption Denis Istomin, petenis nomor 117 dunia, merayakan kemenangan atas Djokovic di putara kedua Australia Terbuka.

Di putaran pertama Australia Terbuka, Djokovic menang tiga set langsung atas veteran Spanyol, Fernando Verdasco. Tapi langkahnya di putaran kedua secara spektakuler dihentikan oleh pemain bukan unggulan.

Ia mengakui kekalahan ini menyakitkan. "Saat ini saya hanya ingin pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga," katanya.

"Selama sepuluh tahun terjun di Australia Terbuka, saya juara enam kali. Para penonton sangat menyenangkan dan saya menikmatinya. Tentu saja, saya kecewa. Tapi lebih dari itu, saya harus menerima kekalahan ini," kata Djokovic.

Lawan yang mengalahkannya, Istomin dari Uzbekistan, mengatakan ini adalah kemenangannya yang terbesar.

"Kemenangan ini sungguh berarti bagi saya, sekarang saya merasa bisa menghadapi siapa pun," kata Istomin.

"Sejak set ketiga kaki saya kram, saya tak tahu bagaimana bisa bertahan. (Yang pasti) saya bermain sangat bagus. Saya bahkan kaget dengan diri saya sendiri," katanya.

Kekalahan Djokovic membuat Murray kini menjadi salah satu favorit kuat untuk menjuarai Australia Terbuka.

Topik terkait

Berita terkait