Timor Leste kena sanksi AFC karena menurunkan pemain asing

Timor Leste Hak atas foto AFP
Image caption Para pemain Timor Leste dalam pertandingan penyisihan Piala Dunia 2018 melawan Malaysia pada 11 Juni 2015.

Pimpinan sepak bola Timor Leste terbukti memalsukan surat lahir dan baptis agar belasan para pemain Brasil bisa memperkuat tim nasional negeri mungil itu.

Akibatnya, Timnas Timor Leste dilarang bertanding dalam Piala Asia 2023 menyusul penyelidikan Konfederasi Sepak Bola Asia, AFC, dan FIFA.

Penyelidikan menemukan dokumen-dokumen yang diakali sehingga para pemain -antara lain dari klub Brasil, Palmeiras dan Botofogo- memiliki 'asal usul Timor Leste' dengan salah satu atau kedua orang tuanya lahir di negara berpenduduk 1,1 juta itu.

Tiga pemain Brasil turun memperkuat Timor Leste dalam mencatat kemenangan pertamanya di pertandingan internasionalnya melawan Kamboja tahun 2012.

Sementara enam pemain Brasil membantu untuk menang dalam beberapa pertandingan saat babak penyisihan awal yang berlangsung tahun 2015 untuk Piala Dunia 2018.

AFC memutuskan ada 29 pertandingan Timnas Timor Leste yang melibatkan pemalsuan dokumen sementara tujuh pertandingan lagi masih dalam penyelidikan.

Sanksi atas pejabat

Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Timor Timur, Amandio de Araujo Sarmento, juga dilarang dari kegiatan sepak bola selama tiga tahun dan denda US$9.000 atau sekitar Rp120 juta.

"AFC akan meminta FIFA untuk memperluas keputusan terhadap Amandio berdampak di seluruh dinia dan memberitahu bahwa menurunkan pemain yang tidak memenuuhi syarat dalam tujuh pertandingan FIFA," seperti tertulis dalam pernyataan FIFA.

Hak atas foto EPA/ANTONIO DASIPARU
Image caption Timor Leste, yang merdeka dari Indonesia tahun 2002 lewat referendum tiga tahun sebelumnya, berpenduduk 1,1 juta jiwa.

Pimpinan lainnya, Gelasio De Silva Carvalho dijatuhi denda U$3.000 karena diputuskan mengganggu jalannya penyelidikan.

Pemain yang dimaksud antara lain bek Diogo Santos Rangel -yang pernah memperkuat klub Vasco da Gama dan Palmeiras- serta Fellipe Bertoldo -gelandang di Botafogo tahun 2014- maupun Jaime Braganca -yang sempat main di klub Maritimo di Portugal dan klub Chernomorets Burgas di Bulgaria.

Dengan menggunakan pemain 'Brasil' tersebut, Timor Leste menang atas Mongolia dalam dua putaran dengan hasil akhir 5-1 di babak awal penyisihan Piala Dunia 2018.

Di babak kedua, mereka mendapat hasil yang cukup mengesankan melawan tim-tim yang relatif jauh lebih kuat, seperti Uni Emirat Arab, Malaysia, maupun Palestina.

Namun setelah tuduhan pemalsuan dokumen muncul, Timor Leste tidak menurunkan pemain 'bajakan' lagi dan kalah 0-8 dari Uni Emirat Arab, lantas 0-10 dari Arab Saudi, dan 0-7 dari Palestina.

Sementara tahun dalam babak penyisihan Piala Asia 2012, Timor Leste mencatat kemenangan atas Kamboja dengan angka telak 5-1 dan juga Laos, 3-1.

Kemenangan itu tampaknya memicu penambahan para pemain 'bajakan' itu dalam timnas namun kemudian mengundang kecurigaan.

Topik terkait

Berita terkait