Klub Chapecoense Brasil kembali bertanding setelah kecelakaan pesawat

Chapecoense Hak atas foto AFP
Image caption Neto (lkiri), Jackson Follmann (kedua dari kanan) dan Alan Ruschel (kanan) tiba di stadion Arena Conda Chapeco

Klub sepakbola Brasil Chapecoense bertanding untuk pertama kalinya sejak kecelakaan pesawat yang menewaskan sebagian besar anggota tim mereka, pada 29 November lalu.

Tujuh puluh satu orang, termasuk 19 pemain dan staf tim Brasil itu, tewas dalam kecelakaan pesawat ketika dalam perjalanan ke Kolombia untuk final Copa Sudamericana.

Tim merekrut 22 pemain baru dan menjadi tuan rumah dalam pertandingan persahabatan kejuaraan liga di Brasil, Palmeiras pasa Sabtu (21/01).

Tiga orang pemain yang selamat dalam kecelakaan itu, menerima penghargaan Copa Sudamericana sebelum pertandingan yang berlangsung di stadion Arena Conda.

Pemain belakang Neto dan Alan Ruschel serta penjaga gawang Jackson Follmann, yang kakinya diamputasi, merupakan bagian dari enam korban yang selamat dalam kecelakaan.

Mereka menerima piala dan medali bersama dengan keluarga korban lainnya disaksikan 20.000 orang pendukung Chapecoense yang memenuhi stadion, sementara penyintas lainnya, reporter radio Rafael Henzel, menjadi komentator dalam pertandingan itu.

Klub tersebut memberikan akreditasi kepada 241 wartawan dari seluruh dunia untuk meliput pertandingan tersebut.

Pertandingan berhenti pada menit 71 dan para pemain dari dua tim serta para pendukungnya berdiri dan bertepuk tangan untuk menghormati para korban, sebelum melanjutkan kembali permainan.

Chapecoense diberikan penghargaan piala Copa Sudamericana menyusul kecelakaan tersebut. Langkah itu didukung oleh klub Atletico Nacional dari Kolombia yang dijadwalkan bertemu mereka dalam pertandingan final.

Berita terkait