Pergantian bos Formula 1 Bernie Ecclestone 'disambut beragam'

Bernie Ecclestone Hak atas foto Getty Images
Image caption Bernie Ecclestone sudah terlibat dalam berbagai peran di Formula 1 sejak tahun 1950-an.

Keputusan perusahaan Amerika Serikat, Liberty Media, sebagai pemilik baru Formula 1 untuk mengganti Bernie Ecclestone sebagaia presiden direktur mendapat sambutan beragam.

Pembalap Nico Rosberg mengatakan Bernie telah menjalankan tugas dengan baik tetapi pergantian seharusnya sudah dilakukan sejak lama.

Ecclestone, 86, telah memimpin Formula 1 selama hampir 40 tahun. Sebelum pergantian pucuk pimpinan ini diumumkan, ia mengaku telah diberhentikan.

"Saya dipecat. Ini resmi. Saya tidak lagi menjalankan perusahaan. Posisi saya diambil alih oleh Chase Carey," kata Ecclestone kepada media Jerman, Auto Motor und Sport.

Chase Carey selama ini telah duduk sebagai chairman di Formula 1 dan akan merangkap jabatan yang ditinggalkan oleh Ecclestone.

"Saya ingin mengakui dan menyampaikan terima kasih kepada Bernie atas kepemimpinannya selama puluhan tahun. Cabang olahraga ini berada dalam kondisi seperti sekarang karena Bernie dan tim eksekutif berbakat yang dipimpinnya, dan ia akan selalu menjadi bagian dari keluarga F1," kata Carey.

Hak atas foto Nikos Mitsouras/EPA
Image caption Bisnis penyelenggara olahraga balap mobil Formula 1 mencatat penurunan jumlah penonton televisi belakangan ini.

Bernie Ecclestone selanjutnya diberi jabatan sebagai chairman emeritus namun ia mengaku tidak paham fungsi jabatan barunya.

Pemberhentiannya dilakukan bersamaan dengan rampungnya proses pembelian bisnis penyelenggara balap mobil Formula 1 oleh Liberty Media senilai US$8 miliar (sekitar Rp106 triliun).

Para analis mengatakan Liberty ingin melakukan perombakan di Formula 1 yang belakangan mengalami penurunan jumlah penonton televisi. Liberty juga ingin meningkatkan popularitas balapan F1, khususnya di Amerika Serikat.

Topik terkait

Berita terkait