Kamerun rebut Piala Afrika usai tundukkan Mesir

piala afrika, kamerun Hak atas foto Reuters
Image caption Kemenangan Kamerun di partai final Piala Afrika adalah yang kelima sepanjang sejarah kompetisi tersebut .

Kamerun sukses merebut Piala Afrika setelah menundukkan Mesir 2-1 dalam pertandingan final dramatis di ibu kota Gabon, Libreville.

Tim nasional Mesir, yang mengincar Piala Afrika kedelapan, unggul terlebih dahulu berkat gol Mohamed Elneny yang membelah sisi kanan pertahanan Kamerun pada menit ke-22.

Seusai jeda, pertandingan bertambah semarak lantaran Nicolas Nkoulou menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-59.

Laga tersebut tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Namun, dua menit sebelum wasit meniup peluit tanda waktu normal 2x45 menit berakhir, Vincent Aboubakar memastikan kemenangan untuk Kamerun.

Aksi Aboubakar mencungkil bola melewati pemain bertahan Mesir, Ali Gabr, sehingga berhadapan dengan penjaga gawang Essam El Hadary. Bola tembakan Aboubakar yang mengarah ke tiang dekat tak mampu dicegah kiper berusia 44 tahun itu.

Hak atas foto REINNIER KAZE / AFP
Image caption Reaksi pendukung timnas Kamerun setelah negara mereka dipastikan menjuarai Piala Afrika.

Kemenangan Kamerun di partai final Piala Afrika adalah yang kelima sepanjang sejarah kompetisi tersebut sekaligus menjadikan negara itu sebagai yang tersukses kedua setelah Mesir.

"Saya sangat bahagia terhadap para pemain. Ini bukanlah sekelompok pemain sepak bola, mereka adalah sekelompok teman," kata pelatih Kamerun, Hugo Broos.

Di sisi lain, pelatih timnas Mesir, Hector Cuper, mengaku sedih. Kekalahan di final kompetisi besar adalah yang ketiga kalinya bagi Cuper mengingat dia tak mampu mengantarkan Valencia menjuarai Liga Champions sebanyak dua kali.

Hak atas foto KHALED DESOUKI / AFP
Image caption Para pendukung Mesir menyaksikan penampilan timnas mereka dalam laga final Piala Afrika.

"Kesedihan yang saya alami bukan karena saya kalah di final lagi, melainkan ada begitu banyak harapan di kalangan masyarakat Mesir. Saya minta maaf mewakili para pemain yang mengeluarkan begitu banyak upaya," kata Cuper.

Mesir telah memenangi Piala Afrika sebanyak tujuh kali dan dua di antaranya, tahun 1986 dan 2008, tercapai setelah mengalahkan Kamerun.

Topik terkait

Berita terkait