Leicester City butuh 'serdadu dan gladiator'

Leicester City, Wilwall. Piala FA Hak atas foto Reuters
Image caption Walau turun dengan 10 pemain di sebagian besar paruh kedua, Milwall berhasil mengalahkan juara bertaha Liga Primer, Leicester City, dengan angka 1-0.

Leicester City membutuhkan 'serdadu dan gladiator' untuk menyelamatkan klub di musim tanding saat ini, kata manajer Claudio Ranieri.

Juara bertahan Liga Primer ini sedang berjuang untuk tidak kena relegasi karena berada di posisi ke-17 dan berjarak satu angka zona relegasi.

Sementara di Piala FA mereka kalah di putaran kelima dari Milwall -klub Liga Satu atau dua tingkat di bawah Liga Primer- dengan angka 0-1 walau Milwall bermain dengan 10 pemain setelah seorang pemainnya diganjar kartu merah pada menit ke-52.

Leicester -yang hanya mencatat satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhirnya- akan turun di babak 16 besar Liga Champions dengan bertandang ke Sevilla, Rabu (22/02) waktu Eropa.

"Saya ingin berbicara lagi dengan para pemain dan mengatakan bahwa kita harus berjuang di setiap pertandingan," kata Ranieri.

"Saya butuh serdadu, saya butuh gladiator, karena Milwall dengan 10 pemain memperlihatkan mereka adalah gladiator yang hebat."

Hak atas foto All Sports/Clive Rose
Image caption Claudio Ranieri butuh 'serdadu dan gladiator' untuk 'bertarung sampai akhir'.

Millwall menang lewat gol Shaun Cummings di menit-menit terakhir walau bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar paruh kedua setelah Jake Cooper dikeluarkan wasit karena mendapat dua kartu kuning.

Selain menghadapi Sevilla di Liga Champions, mereka juga akan berhadapan dengan klub tangguh, Liverpool, dalam pertandingan berikut Liga Primer.

"Ini aneh karena musim lalu kami menang dengan cara seperti ini, dengan tekad lebih dari lawan dan main dengan hati lebih dari lawan," jelas Ranieri.

"Kami bisa kalah namun kami bertarung di setiap pertandingan. Saya ingin melihat hal itu, bertarung sampai akhir."

Dengan penampilan saat ini, Leicester berpeluang menjadi juara bertahan kedua di Inggris yang terkena relegasi setelah Manchester City tahun 1938 lalu.

Berita terkait