Kevin/Marcus ungkap rahasia melaju ke final All England

Kevin/Marcus untuk pertama kalinya maju ke nomor ganda putra All England. Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Kevin/Marcus untuk pertama kalinya maju ke nomor ganda putra All England.

Kevin Sanjaya Sukamuljo mengatakan kunci kemenangan atas pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding adalah kegigihan dan kesabaran.

"Jangan menyerah, coba terus, akhirnya ada jalan keluar (dari tekanan lawan)," kata Kevin, usai pertandingan semifinal ganda putra All England di Birmingham, Inggris, Sabtu (11/03) malam atau Minggu dini hari WIB.

Kevin dan pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon kalah di set pertama dengan skor 19-21. Tetapi di set dua, mereka menang 21-13. Dan di set penentuan, Marcus-Kevin menyudahi lawannnya asal Denmark itu dengan 21-17.

Baik pasangan Indonesia maupun Denmark sama-sama bermain agresif, tapi duo Denmark unggul di penempatan bola dan kecermatan membaca permainan Kevin/Marcus.

Secara fisik pasangan Denmark juga lebih tinggi yang membuat bola lambung dari Kevin/Marcus bisa mereka ubah menjadi poin dengan lebih efektif.

Di set kedua, Conrad-Petersen/Kolding masih unggul, meski Kevin/Marcus juga makin rapi baik dalam melakukan serangan maupun ketika bertahan. Titik balik terjadi ketika poin sama kuat 12-12.

Dari sini Kevin/Marcus tak terbendung dan menyudahi perlawanan duo Denmark dengan 21-13.

Di set penentuan Kevin/Marcus tetap tenang, sementara pasangan Denmark beberapa kali membuat kesalahan sendiri, yang membuat Kevin/Marcus menang 21-17.

Bagi Kevin/Marcus ini adalah kemenangan yang pertama dalam tiga pertemuan.

"Ini pertandingan yang sangat sulit, kami dua kali kalah dalam pertandingan sebelumnya saat menghadapi mereka ... (kali ini) kami lebih tenang, lebih fokus, tak terburu-buru," kata Kevin.

Susi berharap Kevin/Marcus juara

Marcus mengatakan kemenangan ini juga tak lepas dari service Kevin yang menyumbangkan poin demi poin.

"Karena service bagus, saya lebih enak menyerang dari belakang," kata Marcus.

Di babak final Kevin/Marcus yang diunggulkan di tempat kelima ini akan menghadapi pasangan Cina, Li Junhui/Liu Yuchen yang di babak empat besar mengalahkan sesama pemain Cina, Liu Cheng/Zhang Nan, 21-18 21-14.

Bagi Kevin/Marcus ini adalah untuk pertama kalinya lolos ke final All England, turnamen bulu tangkis tertua dan paling bergengsi di dunia.

"Ya, kami akan coba untuk kembali memberikan yang terbaik ... juga akan pelajari bagaimana lawan bermain," kata Marcus.

Keberhasilan Kevin/Marcus disambut baik oleh Susi Susanti, ketua bidang pembinaan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.

"Persaingan sangat seru, semua juara bertahan berguguran, jadi tentu kami senang Kevin/Marcus ke babak final ... harapannya tentu mereka bisa juara," kata Susi.

Berita terkait