Guardiola: 'Saya gagal meyakinkan pemain untuk menyerang'

Pep Guardiola gives instructions to his players Hak atas foto Getty Images
Image caption Inilah untuk pertama kalinya, Pep Guardiola gagal membawa timnya melangkah dari babak 16 besar Liga Champions.

Pep Guardiola mengatakan, ia gagal meyakinkan para pemainnya untuk menyerang dan tampil agresif di Monaco, sehingga kalah 1-3 dan tersingkir dari perdelapan final Liga Champions.

Dengan kekalahan ini, Manchester City menjadi tim pertama dalam sejarah, yang terjungkal setelah mencetak lima gol di laga pertama.

Memimpin 5-3 dari laga pertama, City tampil dengan tim penyerang namun kalah 1-3 melawan Monaco, dan tersingkir oleh keunggulan gol tandang Monaco.

"Saya mencoba meyakinkan mereka dalam semua pertemuan bahwa kami harus datang ke sini untuk menyerang dan mencetak gol," kata Guardiola.

Kesalahan saya adalah tidak berhasil meyakinkan mereka untuk melakukan hal itu," tambahnya.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan: "Saya berhasil juga meyakinkan mereka di babak kedua, tapi itu sudah terlalu terlambat.

"Semua manajer melakukan kesalahan tapi saya kira masalahnya bukan kesalahan taktis.

"Sederhananya begini. Perbedaannya terletak adalah babak pertama dan babak kedua. Di babak kedua kami mencoba untuk memenangkan pertandingan, kami mencoba untuk bermain habis-habisan. Saya selalu begitu di sepanjang karir saya. Tapi masalahnya adalah babak pertama. Kami tidak mencapai tingkat permainan kami," tambahnya.

City tak berdaya dan para pemain belakang bermain ceroboh, dan mereka kebobolan dua kali dalam kurang dari 30 menit di babak pertama.

Kylian Mbappe membawa Monaco unggul pada menit ke 8, dan Fabinho Tavares membawa Monaco unggul 2-0 di menit 29.

Mereka tampil jauh lebih baik di babak kedua dan seakan berhasil menyelamatkan diri melalui gol Leroy Sane di menit 71, tapi lemahnya pertahanan membuat mereka kebobolan lagi lewat tendangan Tiemoue Bakayoko, yang membuat tim tuan rumah menang 3-1.

Tapi, kata Guardiola: "Masalahnya bukan tentang pertahanan. Bukan tentang itu. Mengapa babak kedua masalah dengan pertahanan?"

"Striker kami harus agresif dan menjemput bola, tapi kami tidak melakukannya di saat penting ini. Itu sebabnya kami tersingkir."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Tiemoue Bakayoko menyundul bola yang berbuah gol di menit ke 77, untuk membenamkan harapan Manchester City.

"Ini adalah pertama kalinya tim yang ditangani Guardiola terdepak dari babak 16 besar Liga Champions. Dua tim sebelumnya, Barcelona dan Bayern Muenchen, selalu berhasil dibawanya setidaknya hingga semi final.

Tapi dia menegaskan para pemainnya akan belajar dari pengalaman dan kembali lebih kuat musim depan.

"Saya datang ke sini untuk memenangkan Liga Champions. Saya mencoba, saya berusaha, dan saya akan berusaha lagi," katanya. "Bermain seperti yang kita lakukan musim ini, seperti di babak kedua, sudah cukup."

"Kompetisi ini sangat menuntut. Mudah-mudahan kami akan belajar sehingga musim depan bisa kembali dan bisa tampil selama 90 menit penuh sebagaimana kami perlihatkan di Etihad."

"Terkadang (untuk lolos) kita harus tampil khusus dan mujur. Itu yang kami tak dapat malam ini."

Dengan tersingkirnya Manchester City dan Arsenal, dan Tottenham Hotspurs sebelumnya, Inggris cuma menyisakan Leicester, yang justru merupakan tim debutan Liga Champions.

Berita terkait