Tim sepak bola putri Korea Utara dan Selatan imbang 1-1

Sung Hyang-Sim, Korea, Korut, Korsel Hak atas foto AFP/KIM WON-JIN
Image caption Gol Sung Hyang-Sim ke gawang Korsel memicu sorak sorai gemuruh dari para pendukung Korut yang memenuhi stadion.

Tim sepak bola putri Korea Utara dan Selatan bermain imbang 1-1 dalam pertandingan resmi pertama antara kedua negara yang berlangsung di Pyongyang, Jumat (07/4).

Kedua tim berlaga di stadion yang penuh dengan penonton dan setiap aksi pemain tim rumah memicu pekik yang menggelegar dari para pendukung.

Tim perempuan Korsel dan Korut bertanding dalam Grup B di babak penyisihan Konfederasi Sepak bola Perempuan Asia yang digelar di Stadion Kim Il-Sung yang berkapasitas 40.000 lebih penonton.

Lagu kebangsaan kedua negara diputar sebelum pertandingan dumulai dan bendera Korea Selatan juga dikibarkan, berbeda dengan pertandingan persahabatan kedua negara tahun 1990 lalu.

Waktu itu yang dikibarkan adalah bendera yang memperlihatkan seluruh Semenanjung Korea dan bukan kedua negara yang terpecah karena perang itu. Pertandingan persahatan antar tim putra tersebut dimenangkan Korea Utara dengan angka 2-1.

Hak atas foto Reuters
Image caption Giliran Jang Sel-Gi (kanan nomor 19) yang mendiamkan stadion lewat golnya yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Sejak tahun 1990, pertandingan dengan tuan rumah Korea Utara harus dimainkan di negara netral karena pemerintah Pyongyang tidak ingin bendera Korsel berkibar di ibu kotanya.

Kedua negara secara prinsip masih berperang karena perang Korea tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata dan bukan traktat perdamaian.

Hak atas foto Reuters
Image caption Para pemain Korsel dan Korut sempat bertengkar di lapangan disaksikan para pendukung Korut yang berseragam.

Beberapa waktu ini, hubungan keduanya memburuk sejalan dengan uji coba rudal dan nuklir yang dilakukan oleh Korut.

Sebelum pertandingan di Pyongyang, pemerintah Seoul meminta jaminan atas keamanan para pemainnya.

Pelatih Timnas Korsel, Yoon Duk-Yeo -yang dulu ikut turun dalam pertandingan persahabatan tahun 1990- dilaporkan memasang alat pengeras suara saat mereka latihan untuk membiasakan para pemainnya dengan teriakan-teriakan selama pertandingan.

Hak atas foto AFP
Image caption Stadion Kim Il-Sung yang berkapasitas 40.000 lebih dipadatai oleh pendukung Timnas Korut.

Tim perempuan Korea Utara -yang berada di peringkat 10 FIFA sementara Korut di peringkat 17- diunggulkan dalam pertandingan di Pyongyang namun mereka gagal memanfaatkan peluang dari titik penalti di awal pertandingan.

Namun menjelang berakhirnya babak pertama, Sung Hyang-Sim berhasil mencetak gol yang disambut dengan gemuruh sorak sorai.

Pada menit ke-76, stadion terdiam setelah Jang Sel-Gi berhasil menyamakan kedudukan untuk Korsel, yang bertahan 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Berita terkait