'Gara-gara Essien dan Cole', Persib dapat teguran keras

Imigrasi, Bandung, Persib Hak atas foto Yuli Saputra untuk BBC Indonesia
Image caption Tanpa KITAS maka Essien dan Cole dilarang turun memperkuat Persib.

Kantor Imigrasi Bandung memberi teguran keras kepada PT Persib Bandung Bermartabat, PBB, karena belum mengajukan permohonan Kartu Izin Tinggal Terbatas, KITAS, bagi dua pemain asing, Michael Essien dan Carlton Cole.

Kedua mantan pemain Chelsea itu juga dilarang bertanding sebelum memiliki KITAS.

"Sepanjang PT PBB belum menyelesaikan izin yang dapat digunakan untuk bermain, yaitu izin kerja yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja, kami melarang Essien dan Cole untuk turun bertanding," tegas Kepala Kantor Imigrasi Bandung, Maulia Purnamawati, kepada para wartawan, Selasa (18/04).

Pihak Imigrasi bahkan belum menerima permohonan KITAS dari PT PBB, sebagai penjamin Essien dan Cole, seperti dilaporkan wartawan di Bandung, Yuli Saputra, untuk BBC Indonesia.

Baik Essien maupun Cole, menurut Maulia, tidak mengetahui proses perizinan yang ditempuh oleh klub barunya, yang tampaknya masih cukup jauh dari perolehan KITAS kepada keduanya.

Hak atas foto Persib
Image caption Michael Essien dilaporkan tidak mengetahui proses perizinan yang sedang diurus klub barunya.

Menunggu rekomendasi BOPI

Soalnya, untuk mendapatkan KITAS maka harus ada IMTA atau Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing kepada Kementerian Tenaga Kerja. Dan untuk mendapatkan IMTA, diperlukan rekomendasi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

"Namun sampai saat ini hanya rekomendasi PSSI yang telah didapatkan, sedangkan rekomendasi dari BOPI belum didapatkan," kata Maulia yang menegaskan siap membantu pengurusan KITAS untuk Essien dan Cole.

Kedua pemain tersebut menolak diwawancarai saat akan menuju ke tempat latihan. "No, no interview," tegas Cole sambil menuju ke bus.

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, menegaskan masalah KITAS itu kelak akan terselesaikan.

"Tapi kalau sampai pada akhirnya tidak bisa menurunkan dua pemain itu, saya harus mempersiapkan pemain yang lain. Artinya punya skenario yang lain," ujarnya.

Sempat turun tanpa KITAS

Kenyataannya, pada 15 April lalu Djadjang tetap menurunkan Essien dan Cole dalam laga pembuka Gojek Traveloka Liga 1 saat menjamu Arema FC.

Turunnya dua pemain itulah yang membuat BOPI mengirimkan teguran ke PT Liga Indonesia Baru -pengelola kompetisi bola tertinggi di Indonesia- karena kedua pemain baru Persib itu belum memiliki KITAS.

Hak atas foto Persib
Image caption Carlton Cole menolak memberi komentar kepada para wartawan saat akan menuju tempat latihan.

Jadi kenapa Persib tetap menurunkan keduanya saat melawan Arema FC?

"Kita kan lapor dulu, sudah sampai mana suratnya (KITAS). Kita bilang lagi diurus. Nanya ke petinggi PSSI, ya sudah tidak ada masalah, jalan sekarang," ungkap Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, sehari sebelumnya, Senin (17/04).

Jadi, versi Umuh, PSSI memberi izin kepada Persib untuk memainkan dua pemain mahalnya itu.

Selain perlu menyesuaikan diri dengan cuaca di Indonesia, agaknya Essien dan Cole, juga harus menyesuaikan diri dengan birokrasi di Indonesia, yang mungkin tak serumit di Inggris.

Topik terkait

Berita terkait