‘Datang untuk lukai’ Klitschko, Joshua juara kelas berat WBA dan IBF

joshua Hak atas foto Richard Heathcote/Getty Images
Image caption Anthony Joshua menganvaskan Wladimir Klitschko pada ronde ke-11.

Anthony Joshua berhasil menyabet sabuk juara kelas berat versi WBA dan IBF setelah mengalahkan Wladimir Klitschko di Stadion Wembley, Minggu (30/04) dini hari WIB.

Bertarung di hadapan 90.000 orang, yang merupakan rekor jumlah penonton laga tinju di Wembley pasca-Perang Dunia II, kedua petinju saling tukar pukulan sejak ronde pertama.

Namun, baru pada ronde kelima penonton bangkit dari kursi mereka dan bersorak. Kombinasi pukulan Joshua mendarat di wajah Klitschko hingga membuat petinju asal Ukraina itu jatuh tertelungkup di kanvas selama satu detik dan langsung bangkit berdiri.

Bagaimanapun, pria berusia 41 tahun itu tak bisa diremehkan. Pada ronde berikutnya, dia melayangkan pukulan jab kanan yang menjatuhkan Joshua.

Walau bisa segera bangkit, kejatuhan itu adalah yang pertama bagi petinju asal Inggris kelahiran 15 Oktober 1989. Sebelum berhadapan dengan Klitschko, dia 14 kali menang technical knock out (TKO) dan empat kali menang knock out (KO) dari 18 laga yang dijalani.

Setelah kejadian tersebut, kedua petinju menurunkan tempo serangan dan lebih waspada.

Hak atas foto Richard Heathcote/Getty Images
Image caption Pukulan uppercut Joshua mendarat telak di wajah Klitschko.

Pada ronde ke-11, Joshua tampaknya melihat peluang dari Klitschko yang kelelahan. Pria setinggi 198 cm itu melesatkan pukulan uppercut yang mengirim Klitschko ke kanvas. Klitschko bangkit, namun jatuh lagi beberapa saat kemudian lantaran pukulan hook kiri Joshua tak mampu dibendungnya.

Klitschko sempat berdiri dan mendapat tujuh hitungan dari wasit. Akan tetapi, setelah Joshua memojokkannya ke tepi arena, wasit memutuskan laga berakhir dan memberi kemenangan TKO untuk Joshua.

Pada saat itu, dua juri mencatat Joshua sedang unggul dengan skor 96-93 dan 95-93. Adapun seorang juri lainnya mencatat 95-93 untuk keunggulan Klitschko.

Kemenangan itu melengkapi catatan Joshua yang tidak pernah kalah dalam 19 laga sekaligus kemenangan TKO ke-15.

"Saya tahu sebelumnya bahwa melukainya adalah hal yang mungkin, tapi saya belajar ronde demi ronde. Saya belajar di bawah sorotan lampu terang. Saya datang tidak untuk bertinju, saya datang untuk melukai orang. Dengan segala hormat, saya datang untuk melukainya," kata Joshua.

Hak atas foto Reuters
Image caption Anthony Joshua merebut sabuk juara kelas berat versi WBA dan IBF.

Petinju bernama lengkap Anthony Oluwafemi Olaseni Joshua itu mengaku kemenangannya bukan suatu kebetulan.

"Pada akhirnya, saya mengetahui apa yang harus saya lakukan dan menamatkannya," ujarnya.

Berkat kemenangan itu, dia merebut sabuk juara kelas berat versi IBF sekaligus gelar juara kelas berat versi WBA .

Bagi Klitschko, kekalahan tersebut adalah yang kedua kalinya secara beruntun setelah pada 2015 dikalahkan Tyson Fury di Jerman.

Topik terkait

Berita terkait