Akankah Real Madrid akhiri puasa gelar juara La Liga?

Real Madrid Hak atas foto Getty Images
Image caption Real Madrid terakhir kali menjuarai La Liga pada 2012

Penentuan apakah Real Madrid atau FC Barcelona yang menjuarai kompetisi La Liga musim ini akan terjadi Senin (22/05) dini hari WIB.

Real Madrid sejauh ini paling difavoritkan juara sekaligus mengakhiri puasa gelar La Liga selama lima musim.

Bertandang ke Stadion La Rosaleda, skuat asuhan Zinedine Zidane itu akan meladeni Malaga yang diarsiteki mantan pemain Real Madrid, Michel.

Kemenangan atau imbang melawan Malaga akan otomatis menjadikan El Real—julukan Real Madrid—sebagai juara. Saat ini Real Madrid mengantongi 90 poin, unggul tiga angka dari saingan terdekatnya, FC Barcelona.

Namun, bagi Zidane, ini bukan saatnya berpesta.

"Bagian tersulitnya masih akan ada meskipun kami semakin mendekati (gelar juara) setiap hari. Saya merasa kami belum menjadi juara. Kami masih harus memperoleh angka dan tetap tekun pada apa yang kami lakukan," kata Zidane.

Ucapan Zidane memang benar. FC Barcelona masih berpeluang menjadi juara.

Jika Azulgrana—julukan FC Barcelona—mampu mengandaskan Eibar di Stadion Camp Nou dan pada saat yang sama Real Madrid dikalahkan Malaga, kedua tim sama-sama mengantongi 90 poin. Namun, karena FC Barcelona unggul dalam selisih gol, skuat asuhan Luis Enrique akan mampu menyingkirkan rivalnya.

Walau tipis, peluang itu terbuka. Pada 8 April lalu, Malaga mengalahkan FC Barcelona 2-0 yang bermain dengan 10 pemain setelah Neymar diganjar kartu merah.

Apabila FC Barcelona menjadi juara, Luis Enrique dapat menambah predikatnya sebagai pelatih yang mengantarkan klub Catalan itu merebut tiga gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions. Berkat arahannya, Barca—sebutan FC Barcelona—mendominasi La Liga selama dua musim terakhir.

Hak atas foto Rex Features
Image caption Setelah memenangi Coppa Italia, Juventus diprediksi menjuarai Serie A dan Liga Champions.

Juventus berpeluang juara

Di Italia, Juventus difavoritkan menggondol gelar juara Serie A selama enam musim berturut-turut saat menjamu Crotone pada Minggu (21/05).

Perolehan angka kubu asal Turin itu tak akan bisa dikejar dua saingan terdekatnya, AS Roma dan Napoli, apabila menang atas Crotone. Kalaupun kalah, Juventus masih memiliki satu pertandingan tersisa menghadapi Bologna pada 28 Mei mendatang.

Dengan bekal gelar Coppa Italia melalui kemenangan 2-0 atas Lazio beberapa hari lalu, daya juang skuat Juventus diperkirakan menguat.

Image caption How the top of Serie A stands

"Kami telah memenangi gelar pertama, kini kami ingin merebut yang kedua saat melawan Crotone, yang telah mengambil 17 poin dari tujuh pertandingan terakhir," kata pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

"Laga tersebut akan sulit. Kami harus bermain gigih," sambungnya.

Topik terkait

Berita terkait