Insiden tabrakan F1: Hamilton sebut Vettel ‘aib’

Hamilton dan Vettel Hak atas foto Formula 1 Twitter
Image caption Vettel menuding Hamilton sengaja menguji kepakeman rem kendaraannya. "Saya menyetir di sampingnya dan mengangkat tangan saya untuk berkata bukan begitu caranya dan kami sedikit bersentuhan."

Lewis Hamilton menyebut Sebastian Vettel "sebuah aib" setelah pembalap tim Ferrari itu menabrak kendaraannya dalam Grand Prix Azerbaijan di Baku.

Insiden tersebut bermula ketika mobil pengamanan melaju guna memberi kesempatan kepada panitia untuk membersihkan sirkuit dari puing-puing.

Saat semua kendaraan peserta meluncur pelan di belakang mobil pengamanan, kendaraan Vettel mengenai bagian belakang kendaraan Hamilton di Tikungan 15 sehingga merusak sayap depan Ferrari serta sebagian lantai Mercedes.

Dalam rekaman video terlihat, Vettel mengangkat kedua tangannya usai kendaraannya menabrak bagian belakang kendaraan Hamilton. Sesaat kemudian dia mengarahkan kendaraannya ke samping kendaraan Hamilton dan ban mereka beradu.

Ditanya apakah tabrakan itu disengaja, Vettel mengatakan: "Itu sudah sangat jelas. Kita berpacu dengan sesama pria. Saya tidak bisa menghubunginya. Jika kita mendapat penalti, kita berdua seharusnya mendapat penalti."

Vettel menuding Hamilton sengaja menguji kepakeman rem kendaraannya.

"Saya tidak suka dengan pengujian rem. Saya menyetir di sampingnya dan mengangkat tangan saya untuk berkata bukan begitu caranya dan kami sedikit bersentuhan."

"Saya tidak menabraknya di belakang secara sengaja. Sayap saya rusak dan dia juga mengalami sedikit kerusakan."

"Pemimpin yang mendikte laju, namun kami melalui tikungan. Dia memacu dan dia terlalu mengerem sehingga saya mengerem begitu saya melihatnya. Saya tidak bisa berhenti tepat pada waktunya dan menabrak bagian belakangnya. Tindakan dia tidak perlu terjadi."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Sebastian Vettel merampungkan balapan GP Azerbaijan pada peringkat empat, setingkat di atas Lewis Hamilton.

'Aib bagi dirinya'

Tudingan Vettel dibantah Hamilton.

"Saya tidak (menguji rem). Saya mengendalikan laju. Di setiap awalan, saya melambatkan kendaraan di titik yang sama. Dia jelas mengantuk dan mengemudi ke samping, kemudian sengaja menabrak ke arah pembalap lain lalu melenggang begitu saja adalah aib. Dia memalukan dirinya sendiri," kata Hamilton.

"Jika dia ingin membuktikan dirinya adalah pria, kita harus melakukannya di luar mobil muka bertemu muka. Mengemudi secara berbahaya dalam wujud apapun bisa merisikokan pembalap lain."

"Untungnya kami melaju pelan. Jika kami melaju kencang, kejadiannya bisa lebih parah. Bayangkan semua anak-anak yang menyaksikan Formula 1 hari ini dan melihat perilaku semacam itu dari seorang juara dunia empat kali. Peristiwa itu mengungkap semuanya."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Aksi kejar-kejaran Hamilton dan Vettel di GP Azerbaijan berlangsung seru.

Klasemen pembalap

Seusai insiden itu, Vettel mendapat penalti 10 detik. Meski demikian, Vettel merampungkan balapan pada posisi empat, setingkat di atas Hamilton. Balapan itu sendiri dimenangkan Daniel Ricciardo dari tim Red Bull.

Imbas lebih jauh, Vettel menerima penalti sebanyak tiga angka sehingga secara keseluruhan mengumpulkan sembilan angka. Jika seorang pembalap mendapat 12 angka penalti dalam 12 bulan, dia akan dilarang membalap. Artinya, Vettel akan menghadapi ancaman larangan bertanding jika menerima penalti tiga angka dalam balapan selanjutnya di Austria, 9 Juli mendatang.

Di sisi lain, Hamilton tidak mendapat penalti. Pihak penyelenggara memeriksa data kendaraannya dan menemukan bahwa dia mempertahankan kecepatan, tanpa memacu secara berlebihan atau mengerem mendadak.

Klasemen sementara pembalap F1 masih dikuasai Vettel yang mengantongi 153 angka. Hamilton berada persis di belakangnya dengan mendulang 139 angka. Adapun peringkat ketiga dengan 111 angka diduduki rekan Hamilton di tim Mercedes, Valtteri Bottas.

Topik terkait

Berita terkait