Korut tolak tim bersama Korea untuk Olimpiade Musim Dingin

Korea Selatan, Olimpiade Musim Dingin, Pyeongchang 2018 Hak atas foto AFP
Image caption Korea Selatan akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2018 namun siap memindahkan hockey es ke Korut.

Korea Utara sudah menolak tawaran Korea Selatan untuk memiliki satu tim bersama dalam Olimpiade Musim Dingin 2018.

Presiden Korea Selatan yang baru, Moon Jae-in, mendukung usulan kolaborasi kedua negara yang digagas oleh Menteri Olahraga, Do Jong-hwan.

Namun anggota Komite Olimpiade Internasional, IOC, Korea Utara, Chan Un, menepis ide tersebut dengan mengatakan 'tidak ada waktu untuk merundingkan sebuah kesepakatan'.

Olimpiade Musim Dingin akan digelar pada 9-25 Februari 2018 di kawasan pegunungan Pyeongchang, Korea Selatan.

Kedua negara -yang secara prinsip masih dalam keadaan perang karena hanya menandatangani gencatan senjata tahun 1953- pernah mengirim satu tim untuk Kejuaraan Tenis Meja Dunia tahun 1991 lalu.

Hak atas foto Reuters
Image caption Swafoto (selfie) pesenam Korut dan Korsel di Olimpiade Rio 2016 sempat beredar luas di internet.

Namun diperlukan waktu untuk menyiapkan tim bersama itu.

"Dibutuhkan 22 tahap perundingan untuk membentuk tim bersama itu... kami memerlukan waktu lima bulan," kata Chan Un kepada media Korut.

Menteri Olahraga Korsel yang pertama kali menyarakan satu tim untuk cabang hockey es dan bahkan sampai memberi petunjuk siap jika pertandingan untuk hockey es digelar di Korea Utara demi yang disebut sebagai 'Olimpiade Perdamaian'.

Presiden Moon, yang menyatakan ingin berdialog lebih banyak dengan Korea Utara, kemudian mengembangkan usulan itu menjadi satu tim bersama Olimpiade.

Akan tetapi Chang menanggapi dengan mengatakan pesta olah raga sebaiknya tidak dgigunakan untuk tujuan politik dan menambahkan, "Sebagai ahli Olimpiade, sudah terlambat untuk membicarakan tuan rumah bersama."

"Mudah untuk membicarakan tuan rumah bersama, tapi tidak pernah mudah untuk menyelesaikan masalah-masalah praktis. Itu sama dengan membentuk tim bersama untuk hockey es."

Para pejabat Korea Selatan mengatakan mereka akan tetap terbuka atas gagasan tersebut.

Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat beberapa waktu belakangan karena uji rudal maupun roket yang dilakukan pemerintah Pyongyang.

Berita terkait