Terapkan sepak bola efisien, Jerman menantang Cile di final Piala Konfederasi

piala konfederasi Hak atas foto Matthias Hangst/Getty
Image caption Saat laga baru berlangsung delapan menit, Jerman sudah unggul 2-0 melalui gol pemain tengah Leon Goretzka (atas), tetapi Meksiko terus memberikan perlawanan dan bahkan nyaris membuahkan gol.

Gaya bermain efisien ala timnas Jerman dianggap sebagai senjata utama ketika mereka menggilas Meksiko dengan skor telak 4-1 di semi final Piala Konfederasi 2017

Kemenangan ini mengantar tim muda Jerman ke partai final dan menantang timnas Cile yang lebih dulu memastikan ke final setelah mengalahkan Portugal di semi final lainnya.

"Mereka bermain sangat efisien dan kami terlalu memberi mereka ruang," kata pelatih Meksio, Juan Carlos Osorio, dalam jumpa pers usai laga.

Saat laga baru berlangsung delapan menit, Jerman sudah unggul 2-0 melalui gol pemain tengah Leon Goretzka, tetapi Meksiko terus memberikan perlawanan dan bahkan nyaris membuahkan gol.

Hak atas foto EPA
Image caption Leon Goretzka menceral gol kedua ke gawang Meksiko di menit delapan.

"Kami terus memberikan perlawanan, bahkan ketika kami kebobolan dua gol di awal-awal laga," kata Osorio seraya menambahkan anak asuhnya seharusnya dapat membobol gawang Jerman setidaknya tiga atau empat kali.

Sebaliknya pelatih Jerman, Joachim Loew mengaku pertandingan berjalan fantastis, karena Meksiko terus berupaya memainkan gaya permainannya, sementara anak asuhnya bertekad untuk memenangi laga.

"Kami bermain luar biasa, terutama dalam 15 atau 20 menit pertama," ungkap Loew kepada wartawan usai pertandingan.

Saling menyerang

Pada babak kedua kedua tim saling menyerang dan melahirkan beberapa peluang gol, tetapi Jerman kembali mencetak gol melalui Timo Wermer di menit 59. Gol itu lahir dari umpan terukur Jonas Hector.

Menjelang laga berakhir, Meksiko membayar jerih payahnya dengal gol indah melalui kaki Marco Fabian. Tendangan kerasnya menghunjam di ujung kiri gawang Jerman tanpa mampu ditepis kiper Jerman.

Tetapi dua menit kemudian Jerman justru menambah gol melalui kaki Amin Younes. Laga diakhiri dengan skor akhir 4-1.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Tendangan keras Marco Fabian menghunjam di ujung kiri gawang Jerman tanpa mampu ditepis kiper Jerman, Marc-Andre ter Stegen.

Di partai puncak, Jerman akan menghadapi Cile yang lebih dulu melaju ke final setelah mengalahkan Portugal (3-0) melalui adu penalti. Kedua tim sebelumnya bermain seri 1-1 pada laga awal di babak penyisihan.

Adapun Meksiko akan meladeni Portugal di ajang perebutan juara tiga.

Dalam Piala Konfederasi 2017 yang digelar di Rusia ini, Jerman menurunkan para pemain berusia muda. Pelatih Loew tidak menyertakan para pemain seniornya, seperti kiper Manuel Neuer, Jerome Boateng, Mesut Ozil, Toni Kroos, serta Thomas Muller.

Meski bermateri pemain muda, mereka sudah berpengalaman merumput di berbagai klub elit Eropa, mulai Barcelona, Bayern Munich, Manchester City, Paris St-Germain, Arsenal dan Liverpool.

Berita terkait