Skuat muda Jerman juarai Piala Konfederasi usai tundukkan Cile

jerman Hak atas foto Getty Images
Image caption Hanya dalam jarak dua hari, Jerman menjuarai PIala Eropa U-21 dan Piala Konfederasi.

Bermaterikan sejumlah pemain muda, tim nasional Jerman menjuarai Piala Konfederasi untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Cile pada laga final di St Petersburg, Rusia.

Gol satu-satunya timnas Jerman dicetak Lars Stindl pada menit ke-20.

Gol itu terjadi berkat aksi Timo Werner yang merebut bola dari bek Cile, Marcelo Diaz, di depan kotak penalti lalu mengecoh kiper Claudio Bravo. Bola kemudian dioper ke Stindl yang berdiri bebas.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Lars Stindl tinggal menceploskan bola di depan gawang yang telah ditinggalkan kiper Claudio Bravo.

Kemenangan ini diraih tanpa kehadiran pemain-pemain senior, seperti penjaga gawang Manuel Neuer, gelandang Mesut Ozil dan Toni Kroos, serta penyerang Thomas Mueller.

Absennya nama-nama tersebut, membuat generasi baru dalam diri Leon Goretzka dan Timo Werner dapat memperlihatkan kualitas mereka di Piala Konfederasi.

Hal ini menandai potensi besar timnas Jerman di masa mendatang mengingat sejumlah pemain yang berlaga pada Piala Konfederasi sejatinya bisa memperkuat timnas Jerman U-21 yang menjuarai Piala Eropa U-21 di Polandia, pada Jumat (30/06).

"Semua gelar juara adalah spesial, tapi dengan skuat muda ini, terasa lebih spesial," kata kapten timnas Jerman, Julian Draxler.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Wasit Milorad Mazic diprotes pemain Cile.

Di sisi lain, Cile bukannya tidak punya peluang. Beberapa tembakan Alexis Sanchez dan Arturo Vidal tidak mengenai sasaran, dimentahkan penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen, dan dapat dihalau barisan pemain belakang timnas Jerman.

Total sebanyak 22 tembakan telah dilepaskan Alexis Sanchez dan rekan-rekannya sepanjang laga.

Kini, dengan berpredikat sebagai runner-up Piala Konfederasi dan juara Copa America, bukan berarti Cile dapat berpuas diri. Skuat tersebut harus memusatkan perhatian mereka guna memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Mereka sekarang berada di peringkat empat grup kualifikasi zona Amerika Selatan dan masih punya peluang dalam empat laga tersisa.

"Kami sedih karena tidak menang, namun kami bermain melawan tim kelas dunia dan harus belajar dari kesalahan-kesalahan kami," ujar penjaga gawang Claudio Bravo.

Topik terkait

Berita terkait