Radja Nainggolan pilih bertahan di AS Roma

nainggolan Hak atas foto Reuters
Image caption Radja Nainggolan memperkuat AS Roma sejak 2014 lalu.

Radja Nainggolan memilih bertahan bersama AS Roma dengan menandatangani kontrak selama empat tahun.

Gelandang berusia 29 tahun itu sebelumnya ramai digosipkan akan direkrut Manchester United, sementara Chelsea dilaporkan juga menaruh minat. Sejumlah media terbitan Italia telah menyebutkan bahwa dia telah ditawari MU dengan nilai gaji sekitar Rp111 miliar per tahun.

"Saya telah menunjukkan bahwa inilah yang selalu saya inginkan. Saya sangat bahgaia bahwa klub dan saya bisa meneruskan petualangan kami dan maju bersama," kata Radja.

Radja, yang berayah Indonesia, merupakan pemain tim nasional Belgia. Untuk AS Roma, dia telah berlaga sebanyak 161 kali sejak diboyong dari Cagliari pada 2014 lalu.

Selama membela AS Roma, Radja mencetak 27 gol. Sebanyak 14 gol di antaranya dibukukan musim lalu, ketika klub ibu kota Italia itu menempati urutan kedua pada klasemen akhir Serie A, empat poin di bawah Juventus.

Hak atas foto Emilio Andreoli/Getty
Image caption Disiarkan langsung melalui layar kaca, nama "Nainggolan" yang tertera di kaus klubnya, membuatnya akrab dengan penonton siaran langsung televisi Liga seri A Italia di Indonesia.

Empat tahun lalu, Radja diundang ke Indonesia untuk melakukan semacam klinik sepak bola dan ikut berlaga dalam pertandingan uji coba. Ketika itu mulai muncul gagasan agar dia mengikuti proses naturalisasi dan bergabung dengan timnas Indonesia.

Ide ini tidak berlanjut, tetapi dalam kunjungan ke tanah kelahiran ayahnya itu, Radja memberikan semacam penghormatan kepada publik Indonesia.

"Saya pakai nama 'Nainggolan' karena orang tua saya memiliki nama itu dan saya memiliki darah Batak dari ayah saya. Saya bangga menjadi orang keturunan Indonesia, meski lahir di Belgia," kata Radja, kala itu.

Topik terkait

Berita terkait