Chelsea kalah, Diego Costa 'diperlakukan bagai penjahat'

Diego Costa Hak atas foto Getty Images
Image caption Costa mencetak 20 gol dalam 35 pertandingan saat Chelsea memenangkan gelar Liga Primer musim lalu.

Penyerang asal Spanyol, Diego Costa, menyatakan bahwa ia merasa diperlakukan tak ubahnya seperti 'penjahat' di Chelsea dan menegaskan keinginan untuk pindah ke Atletico Madrid.

dalam sebuah wawancara, Diego Costa menggambarkan perlakuan seperti 'kriminal'terhadapnya dan memastikan dirinya ingin bergabung dengan Atletico Madrid.

Dalam pertandingan pertama Liga Primer, Chelsea kalah secara mengejutkan di kandang sendiri dari Burnley, 2-3. Costa tidak diturunkan, dan dalam pertandingan itu Chelsea tampil dengan sembilan pemain setelah kapten baru mereka, Bary Cahill dan gelandang asal Spanyol Cesc Fabregas, kena kartu merah.

Diego Costa bermain terakhir kalinya untuk Chelsea di final Piala FA pada bulan Mei, dan mendapat pesan teks di teleponnya pada bulan Juni dari pelatih Antonio Conte bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari tim untuk musim 2017-2018.

Striker berusia 28 tahun itu mengatakan klub London tersebut sekarang menuntutnya untuk kembali berlatih dengan tim cadangan.

"Mengapa mereka tidak membiarkan saja saya pergi jika mereka sudah tidak menginginkan saya?" Dia bertanya dalam wawancaranya dengan Daily Mail.

"Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan, saya harus memikirkan diri saya sendiri. Saya sudah menjadi anak yang baik di sini dan mencoba melakukan hal yang benar. Keinginan saya sekarang adalah pindah ke Atletico."

Costa bergabung dengan Chelsea dari Atletico Madrid pada tahun 2014 dan turut memenangkan dua gelar Liga Primer dan Piala Liga bersama klub London itu.


Hasil lengkap pertandingan pertama Liga Primer 2017-2018:

Manchester United 4-0 West Ham United

Newcastle United 0-2 Tottenham Hotspur

Brighton 0-2 Manchester City

Everton 1-0 Stoke City

Watford 3-3 Liverpool

Chelsea 2-3 Burnley

Arsenal 4-3 Leicester City


Bulan Januari lalu Chelsea tak menyertakannya untuk pertandingan tandang di Leicester setelah terlibat dalam perselisihan dengan pelatih kebugaran.

"Pada bulan Januari, terjadi seuatu dengan pelatih," kata Costa. "Saya berada di ambang pembaharuan kontrak saya, dan mereka menghentikannya. Saya menduga itu karena manajer memintanya.

"Saya menghormatinya sebagai pelatih hebat, dia melakukan tugasnya dengan baik dan saya dapat melihatnya. Tapi sebagai pribadi, tidak. Dia bukan pelatih yang sangat dekat dengan pemainnya. Dia sangat berjarak. Dia tak memiliki karisma. "

Bulan Juni lalu, Costa mengatakan bahwa Conte mengiriminya pesan teks yang mengatakan bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari skuad untuk musim depan.

"Saya belum menghapus pesannya," tambahnya. "Jika orang menuduh saya berbohong, saya bisa menunjukkannya. Sudah jelas bahwa dia mengatakan bahwa dia tidak mengandalkan saya dan mengatakan semoga sukses untuk selanjutnya. Titik."

"Anda tahu bahwa manajer tidak menginginkan saya," tambah Costa.

"Saya menunggu Chelsea melepaskan saya. Saya sebetulnya tidak ingin pergi, saya senang di sini. Tapi kalau manajer tidak menginginkan Anda, Anda harus pergi."

Topik terkait

Berita terkait