Madrid dan Zidane makin cemerlang, Barcelona makin terpuruk?

Real Madrid Hak atas foto Reuters
Image caption Real Madrid kini merupakan pemegang piala Liga Champions, La Liga, Piala Super Uefa, dan Piala Super Spanyol.

Juara La Liga Real Madrid mengalahkan Juara Copa del Rey Barcelona 2-0 di Stadion Bernabeu untuk memenangkan Piala Super Spanyol dengan angka keseluruhan 5-1.

Juara Spanyol dan Liga Champions Eropa itu tampil dominan, meski tanpa Cristiano Ronaldo yang terkena larangan bertanding.

Marco Asensio, yang juga mencetak gol dalam kemenangan 3-1 pada leg pertama, memberi mereka keunggulan awal dengan tendangan jitu dari jarak sekitar 23 meter.

Lalu Karim Benzema menyambut umpan silang Marcelo dan mengecoh bek Barca, Samuel Umtiti untuk menceploskan gol kedua ke gawang Barcelona yang tak tampak menunjukkan tanda-tanda bisa membalikkan keadaan.

Unggul keseluruhan 5-1 karena pada laga pertama di Barcelona mereka menang 1-3, Real lebih santai di babak kedua. Barca sedikit membaik, ditandai tendangan 'nyaris gol' dari Lionel Messi dan Luis Suarez yang membentur tiang gawang.

Namun pertandingan berakhir 2-0, dan Real Madrid memenangkan Piala Super Spanyol dengan angka keseluruhan 5-1.

Real makin mantap di bawah Zidane  

Dalam waktu kurang dari dua tahun di posisi manajer, legenda Real dan Prancis, Zinedine Zidane telah mempersembahkan dua gelar Liga Champions dan gelar La Liga 2016-17. Dan jika terus dalam penampilan seperti ini, mereka akan sulit disalip siapa pun.

Hak atas foto Reuters
Image caption Gol Marco Asensio adalah yang ketiga dari empat tendangandi pertandingan kompetitif, salah termasuk di final Liga Champions lalu.

Bahkan tanpa Cristiano Ronaldo yang menonton dari tribun, Real tampil tanpa masalah, bahkan Zidane juga menempatkan dua bintangnya yang lain, Isco dan Gareth Bale di bangku cadangan -tampaknya keduanya disiapkan untuk pertandingan pembuka La Liga hari Minggu melawan Valencia.

Ronaldo dilarang tampil dalam lima pertandingan, yani satu kali terkait kartu merah karena dianggap diving atau berpura-pura dilanggar agar dihadiahi penalti, dan empat kali karena mendorong punggung wasit setelah kesal karena dikartu merah. Ronaldo lalu menyatakan bahwa ia sedang menjadi korban persekusi.

Tapi tanpa Ronaldo, Real baik-baik saja, dan Zidane bisa mengandalkan pemain berusia 21 tahun Asensio, yang tampaknya merupakan salah satu anak muda paling berbakat di Eropa, dan hanya dalam empat menit dia melepaskan tembakan luar biasa yang menyebabkan kiper Marc Andre Stegen terpaku di posisinya.

Benzema mencetak gol kedua dengan dua sentuhan cantik, dan Real bisa jauh lebih santai, karena boleh dikata mustahil bagi Barcelona untuk mencetak lima gol.

Apakah Barca sedang merosot?

Bos baru Barcelona, Ernesto Valverde, harus khawatir dengan apa yang dialaminya dalam dua pertandingan kompetitifnya setelah menggantikan Luis Enrique.

Setelah ditinggalkan Neymar ke Paris St-Germain dengan rekor transfer Rp3,5 triliun, dan upaya mereka mendapatkan pemain Liverpool Philippe Coutinho dan pemain Borussia Dortmund Ousmane Dembele sejauh ini belum membuahkan hasil, tim Katalunia ini sudah tidak memiliki kualitas tim Barca di masa lalu.

Hak atas foto Reuters
Image caption Dua anggota tersisa dari trio MSN Barcelona: Luis Suarez dan Lionel Messi, sudah berusia 30 tahun.

Kedatangan gelandang Brasil Paulinho yang direkrut dari Guangzhou Evergrande, tidak banyak membantu.

Dengan kapten Andres Iniesta - sekarang berusia 33 tahun- cedera, Lionel Messi dan Luis Suarez mencapai usia 30, dan bahkan Suarez tampaknya bermain dalam keadaan cedera selama 10 menit terakhir di Bernabeu, Valverde mdihadapkan pada banyak masalah berat dalam pekan-pekan awal tugasnya di klub yang selama lebih dari satu dekade terakhir ini begitu suksesb di dunia.

Barca akan memulai pertandingan mereka di La Liga pada hari Minggu, di kandang Real Betis.

Topik terkait

Berita terkait