Kepindahan Neymar ke PSG dikejar 'tagihan' Rp133 miliar oleh Barcelona

Neymar, Barcelona Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Neymar ke luar dari mobil di bandara Barcelona untuk menuju Paris, 4 Agustus, bergabung dengan Paris St-Germain.

Barcelona menuntut mantan bintangnya, Neymar, sebesar 8,5 juta euro atau sekitar Rp133 miliar terkait dengan kepindahannya ke Paris St-Germain.

Klub Spanyol tersebut ingin dia mengembalikan bonus yang sudah dibayarkan kepadanya ketika menandatangani kontrak baru selama lima tahun, hanya sembilan bulan sebelum mendesak klub untuk melepasnya ke PSG, milik pengusaha Qatar.

Bintang asal Brasil ini mencatat rekor transfer dunia sebesar 222 juta euro untuk bergabung ke PSG dengan memutus kontrak barunya dengan Barcelona yang mestinya berakhir 2021 mendatang.

"Klub menuntut pemain mengembalikan jumlah yang sudah dibayar karena dia tidak menyelesaikan kontraknya," seperti dinyatakan Barcelona.

Selain pengembalian bonus 8,5 juta, klub meminta pula tambahan sebesar 10% karena penundaan pembayaran.

Pernyataan Barcelona menambahkan, "Klub juga meminta Paris St-Germain untuk bertanggung jawab atas pembayaran ini jika pemain bersangkutan tidak melakukannya sendiri."

Hak atas foto Reuters
Image caption Neymar mencetak dua gol dalam pertandingan tandang pertamanya bersama PSG dengan mengalahkan Toulouse 6-2.

Gugatan hukumnya sudah disampaikan pada 11 Agustus ke Pengadilan Perburuhan di Barcelona.

Setelah pindah ke PSG, manajemen Barcelona mengumumkan klub menghentikan pembayaran bonus kesetiaan sebesar 26 juta euro.

Nyemar mengkritik para direktur Barcelona, Minggu (20/08), setelah mencetak dua gol dalam pertandingan tandang pertamanya untuk PSG saat mengalahkan Toulouse dengan angka 6-2.

"Saya menghabiskan empat tahun yang indah dan berpisah dengan gembira. Namun dengan (dewan direktur) tidak," kata pemain berusia 25 tahun itu.

"Menurut saya, mereka adalah orang-orang yang sebaiknya tidak di sana untuk memimpin Barca. Barca layak mendapat yang lebih baik."

Bukan pertama kali Neymar terbawa dengan masakah keuangan. Bulan Juni 2016, Barcelona harus membayar denda sebesar £4,3 juta atau sekitar Rp75 miliar menyangkut pajak dalam transfernya dari klub Santos, Brasil tahun 2013.

Dia dan ayahnya juga pernah menghadapi tuntutan karena dianggap mengelabui kantor pajak Spanyol.

Topik terkait

Berita terkait