Lagu 'anti-Yahudi' di stadion Leicester, Chelsea mengutuk

Alvaro Morata Hak atas foto Michael Regan/Getty
Image caption Alvaro Morata usai mencetak gol pertama ke gawang Leicester yang kemudian ditandai nyanyian anti-Semit oleh pendukung Chelsea.

Chelsea mengutuk sikap sebagian suporternya yang menyanyikan lagu anti-Yahudi ketika klub itu berlaga melawan Leicester, Sabtu (09/09) malam.

Para pendukung The Blues -julukan Chelsea- menyanyikan lagu-lagu itu untuk menyanjung Alvaro Morata yang membobol gawang Leicester - Chelsea akhirnya menang 2-1 atas tuan rumah.

Lagu anti-Yahudi itu sering dinyanyikan fans klub asal London barat itu ketika bertemu rivalnya sekota, yaitu Tottenham Hotspur, yang memiliki penggemar dari kalangan keturunan Yahudi.

"Klub dan para pemain menghargai dukungan luar biasa di laga tandang ini," kata juru bicara Chelsea, Steve Atkins.

"Tapi lirik dalam lagu itu tidak bisa diterima sama sekali."

Hak atas foto Michael Regan/Getty
Image caption Morata menulis dalam akun tweeternya: "Sejak saya tiba, saya dapat merasakan dukungan Anda setiap hari, Anda luar biasa dan saya ingin meminta Anda menghormati semua orang!"

Dia menambahkan: "Kami telah berbicara dengan Alvaro setelah laga berakhir, dan dia tidak ingin terhubung dengan lagu itu dengan cara apapun."

Para pemain dan klub tersebut kemudian meminta para pendukungnya agar tidak lagi menyanyikan lagu tersebut, tegasnya.

Setelah pertandingan, Morata menulis dalam akun tweeternya: "Sejak saya tiba, saya dapat merasakan dukungan Anda setiap hari, Anda luar biasa dan saya ingin meminta Anda menghormati semua orang!"

Kick It Out, organisasi kesetaraan dan inklusi sepakbola, juga mengecam lagu tersebut dan meminta otoritas berwenang untuk melarangnya.

"Tidak ada tempat untuk nyanyian menjijikkan seperti itu dalam laga sepak bola dan masyarakat luas,"demikian pernyataan organisasi tersebut.

"Kick It Out menyambut baik pernyataan Chelsea, menyesalkan nyanyian dan meminta semua pendukung untuk menghentikannya.

Hak atas foto BEN STANSALL/AFP
Image caption Penyerang Chelsea, Eden Hazard dihadang pemain Leicester dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (09/09).

"Kami mengharapkan Chelsea melarang setiap pendukung yang diidentifikasi terlibat dalam tindakan kasar tersebut dan mengharapkan polisi mengambil tindakan terhadap pelaku."

Ini bukan pertama kalinya fans Chelsea tertangkap basah menyanyikan lagu-lagu yang melecehkan dalam beberapa tahun terakhir.

Kasus serupa pernah muncul dalam Video yang menyebar di media sosial dari sejumlah pendukung yang menyanyikan lagu-lagu anti-Semit sebelum semi final Piala FA antara Chelsea melawan Tottenham pada April.

Penggemar Chelsea juga mendorong pria berkulit hitam di kereta bawah kata di Kota Paris pada Februari 2015 sebelum pertandingan Liga Champions.

Berita terkait