Mohamed Salah terpilih jadi pemain terbaik Liga Primer 2017-2018

Mohamed Salah Hak atas foto PA
Image caption Mohamed Salah sudah menyamai rekor pencetak gol terbanyak, dan masih bisa mencetak gol lagi dalam lima pertandingan sisa.

Ujung tombak asal Mesir, Mohamed Salah, dinobatkan sebagai terbaik Liga Primer Inggris musim 2017-2018 oleh Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional di Inggris.

Penyerang Liverpool berusia 25 tahun itu paling banyak dipilih ketimbang Kevin de Bruyne, Harry Kane, Leroy Sane, David Silva, dan David de Gea dalam pemungutan suara dari sesama pemain Liga Primer.

Untuk sepakbola perempuan, predikat pemain terbaik diberikan kepada pemain Chelsea, Fran Kirby.

Leroy Sane dari Manchester City meraih penghargaan pemain muda terbaik, sementara Lauren Hemp dari Bristol City dinobatkan sebagai pemain muda perempuan terbaik.

"Ini merupakan suatu kehormatan, terutama karena yang memilihnya adalah para pemain. Saya senang dan bangga," kata Salah.

Professional Footballers' Association (PFA) Player of the Year, memang didasarkan pada pilihan para pemain di Liga Primer sendiri.

"Saat di Chelsea, saya tidak mendapat kesempatan. Jelas waktu itu, saya akan kembali (sesudah sempat di AS Roma) dan menunjukkan kemampuan sepakbola saya. Saya pikir (sesudah) saya pergi (dari Inggris) saya kembali sebagai orang yang berbeda, baik sebagai manusia maupun sebagai pemain," kata Salah pula.

Hak atas foto PA
Image caption Fran Kirby

Bos Liverpool Juergen Klopp mengaku "senang berkesempatan" menjadi manajer Salah dan merupakan "kehormatan luar biasa" untuk memenangkan penghargaan itu.

"Ini perjalanan yang fantastis tetapi masih ada sejumlah pertandingan yang harus kami mainkan," kata Klopp. "Jadi tolong ambil trofinya dan pulang. Kita harus bertanding pada hari Selasa!"

'Semua yang disentuhnya masuk jaring'

Salah telah mencetak 31 gol dalam 33 pertandingan liga untuk Liverpool—klub yang di tangan Jurgen Klopp jadi tim yang begitu leluasa mencetak gol.

Berkat raihannya, Salah kini unggul dalam pacuan untuk penghargaan Sepatu Emas, pencetak gol terbanyak.

Gol ke-31 di Liga Primer yang dicetaknya melawan West Brom pada Sabtu lalu membuatnya berada di posisi yang sama dengan Alan Shearer, Cristiano Ronaldo dan Luis Suarez, sebagai pemegang rekor pencetak gol terbanyak di satu musim dengan 38 pertandingan, dan dia masih mungkin mencetak lebih banyak gol lagi.

Hak atas foto Getty Images

Dia mencetak gol di kedua pertandingan perempat final Liga Champions lawan Manchester City yang dimenangkan dengan agregat 5-1, serta mencetak empat gol dalam kemenangan atas Watford bulan Maret lalu.

Didatangkan dari AS Roma musim panas lalu dengan nilai transfer £34 juta (sekitar Rp680 miliar) dari AS Roma, Salah merupakan satu dari hanya lima pemain yang terlibat dalam lebih dari 40 gol dalam satu musim Liga Primer (31 gol, sembilan asis sejauh ini).

Mohamed Salah Liga Primer musim 2017-2018 (dengan lima pertandingan sisa)
Tampil: 33 Tembakan ke sasaran: 64
Gol: 31 Menit bermain: 2.657
Asis: 9 Peluang yang diciptakan: 57
Tembakan: 132 Umpan sempurna: 684

Pengamat di Match of the Day BBC, mantan striker timnas Inggris Alan Shearer: "Segala sesuatu yang disentuhnya sepertinya pasti masuk ke jaring dan dia menjalani suatu musim di mana Anda turun ke lapangan tidak berharap akan mencetak gol, tetapi tahu Anda akan mencetak gol. Sebagai seorang striker, saya tahu itu perasaan yang dahsyat dalam diri kita saat tampil. "

Pengamat BBC Sport Rachel Brown-Finnis: "Waktu ditransfer ke Livrpool, harga Salah tampak kemahalan. Tetapi sekarang harganya bisa tiga kali lipatnya, dan tidak akan ada yang membelalakan mata - bukan berarti Liverpool akan mempertimbangkan menjualnya sekarang."

Pengamat BBC Sport Dion Dublin: "Apa yang telah dilakukan Salah di musim pertamanya di Liverpool luar biasa. Dia mencetak banyak gol tetapi dia juga tidak egois - dia akan selalu memilih opsi terbaik bahkan jika itu berarti dia tidak mencetak gol, asalkan sesama pemain di timnya bisa mencetak gol."

Hak atas foto Gary Lineker

De Bruyne di tempat kedua, tapi terbaik bagi Guardiola

Diyakini, gelar pemain terbaik Liga Inggris hanya pantas diperebutkan dua orang: Mo Salah dan Kevin de Bruyne.

De Bruyne memainkan peran penting dalam sukses Manchester City merebut gelar Liga Primer dan Piala Liga.

Pemain nasional Belgia itu membuat umpan berbuah gol terbanyak (15) dan menciptakan peluang terbanyak (104) dibanding pemain lain di Liga Primer musim ini, selain mencetak delapan gol.

Manajer Manchester City Pep Guardiola menganggap, gelar pemain terbaik seharusnya jatuh kepada De Bruyne.

"Kalau menganalisis penampilan sepanjang sembilan atau 10 bulan ini, maka tidak ada pemain yang lebih baik dari dia," kata Guardiola.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Kevin de Bruyne menciptakan peluang terbanyak di liga Primer tahun ini.

"Dalam hal kontinuitas dan bermain setiap tiga hari di semua kompetisi, dialah (de Bruyne) orangnya."

"Maaf saja, mungkin dengan angka (gol yang dicetak), memang ada pemain lain yang lebih baik dari dia, tapi tidak ada dari mereka di musim ini yang berperan dalam tim yang jadi juara (Liga Primer) dengan lima pertandingan tersisa. Dan dia (de Bruyne) adalah yang terbaik."

Salah juga pemain terbaik versi pembaca BBC

Para pembaca BBC Sport yang diminta memilih pemain terbaik di antara enam orang menetapkan Mo Salah di urutan pertama dengan suara 76%.

De Bruyne berada di posisi kedua dengan perolehan jauh di bawah, 14% suara.

Kiper Manchester United di tempat ketiga dengan 6%, disusul ujung tombak Harry Kane dengan 3% suara.

Sementara dua pemain Manchester City lain, di tempat te rakhir: David Silva memperoleh 1%, namun Leroy Sane gagal memperoleh satu pun suara.

Lima pemain Manchester City juga terpilih dalam Tim Liga Primer PFA tahun ini termasuk De Bruyne dan Silva.

Berita terkait