Bruno ikuti jejak Ayrton Senna

Bruno Senna
Image caption Bruno mengatakan bisa mengatasi tekanan yang besar di F1

Enam belas tahun setelah meninggalnya salah satu ikon olahraga dunia Ayrton Senna, muncul nama Senna baru yang akan meramaikan Formula 1 tahun depan.

Bruno Senna, anak saudara perempuan Ayrton Senna, Lilian, akan berlomba untuk tim baru Campos di musim balap 2010. Tak terelakkan kenangan sang paman hampir pasti akan kembali ke ajang Formula 1.

Ia mengakui ada beban tersendiri karena memiliki nama keluarga Senna.

"Perhatian media sangat besar sejak saya mengawali karir," ungkap Bruno Senna.

"Jadi sedari awal saya bisa merasakan adanya tekanan yang besar, ekspektasi dan berbagai keinginan pihak lain dari saya."

"Namun saya percaya saya siap untuk itu," tegas Senna.

Seperti halnya para pembalap lain di Formula 1, Senna mengawali karir dengan aktif di lomba gokar.

Sempat berhenti

Pada usia 10 tahun ayahnya meninggal dunia dalam kecelakaan motor, tidak lama setelah meninggalnya Ayrton Senna. Dua kejadian ini memaksa Bruno menghentikan kegiatan balap.

Baru 10 tahun kemudian dia kembali aktif di dunia balap.

Tahun lalu ia pernah menjadi pembalap uji bagi tim Honda yang kemudian mundur dari Formula 1. Banyak yang menilai dia adalah pembalap handal.

Ketika Brawn GP didirikan, Ross Brawn lebih memilih pembalap berpengalaman seperti Rubens Barichello.

Dan memasuki usia 26 tahun Bruno Senna mengatakan siap terjun di Formula 1.

"Saya akan bekerja keras dan siap mewujudkan target yang telah ditetapkan," tegas Bruno Senna.