Irlandia minta tanding ulang

Thierry Henry
Image caption Bola kena tangan Thierry Henry sebelum diumpan ke Galas

Asosiasi Sepakbola Irlandia mengajukan keberatan kepada FIFA dan meminta pertandingan play off lawan Prancis diulang.

Hasil akhir keseluruhan adalah Irlandia kalah 2-1 dari Prancis, setelah dalam pertandingan Rabu malam bermain seri 1-1.

Gol itu diciptakan oleh William Galas namun sempat kena tangan Thierry Henry, yang melempar umpan ke Galas.

Walau mengajukan permintaan pertandingan ulang, manajer Giovanni Trapattoni mengaku kemungkinan itu tidak ada.

"Ketika wasit memutuskan pertandingan sudah selesai, saya tahu adalah tidak mungkin untuk melakukan pertandingan ulang."

"Situasi ini untuk memberi peluang agar yang bertanggung jawab berpikir kembali. Bisa saja hal ini terulang kembali di masa depan dan kita harus menghentikannya," tambahnya.

Preseden sebelumnya

Pemain asuhan Trapattoni kalah 1-0 dalam pertandingan pertama dan sempat memimpin 1-0 dalam pertandingan kedua sebelum umpan Thiery Henry yang kontroversial itu, yang membuat Galas menciptakan gol.

Pernyataan Asosiasi Sepakbola Irlanda mengatakan bahwa hand ball diakui oleh Komisioner FIFA, wasit pengamat pertandingan, pejabat pertandingan, dan pemain itu sendiri.

"Sudah ada preseden sebelumnya tentang invalidasi hasil seperti ini. Tahun 2005 Biro FIFA yang mengatur Piala Dunia mencapai keputusan untuk membatalkan hasil pertandingan penyisihan antara Uzbekistan dan Bahrain dengan dasar kesalahan teknis oleh wasit pertandingan."

Dan Irlandia mengharapkan FIFA dan komite disilpin, atas nama penggemar sepakbola di seluruh dunia, bertindak serupa sehingga standar yang adil dan integritas bisa dilindungi.

Wasit Martin Hansson dan asistennya tidak melihat pelanggaran Henry dan Trapattoni mempertanyakan penunjukan para pejabat mengingat FIFA mengundi play off pada saat terakhir.

FIFA menempatkan Irlandia pada perangkat 34, yang berarti Prancis, Rusia, Portugal dan Yunani yang diunggulkan untuk play off putaran kedua.

Keempat tim itu kemudian diundi untuk menghadapi Irlandia, Bosnia-Hersegovina, Ukraina, dan Slovenia.

"Semua penggemar melihat apa yang terjadi di lapangan," kata Trapattoni.

"Untuk pertandingan yang penting, kita membutuhkan wasit yang kuat, wasit yang penting," tambahnya.

Sebelumnya, asisten manajer Irlandia Liam Brady mengatakan tim mereka siap untuk bertanding ulang dengan Prancis.