Liverpool kandas di Liga Champions

Gerrard
Image caption Liverpool tersingkir di babak awal Liga Champions

Juara lima kali Liga Champions Liverpool tersingkir hari Selasa walau menang 1-0 atas klub Hongaria, Debrecen.

Meskipun David Ngog mencetak gol bagi The Reds di menit ke empat dalam pertandingan yang berlangsung di Budapest, hasil tersebut sama sekali tidak berpengaruh, karena Fiorentina menang atas Lyon.

Sebelum pertandingan, Liverpool memang mengharapkan Lyon bisa menahan seri Fiorentina guna memberi harapan bagi Liverpool di pertandingan akhir di grup E.

Akan tetapi, eksekusi penalti oleh Juan Vargas di menit 28 membuat Fiorentina menjadi klub Italia pertama musim ini yang memastikan maju ke babak selanjutnya Liga Champions.

Setelah Liverpool tersingkir kapten Steven Gerrard mendorong timnya berupaya keras untuk menjuarai Liga Eropa.

Dengan posisi ketiga di group Liverpool akan turun di Liga Eropa bulan Januari mendatang.

"Tentu saja kami kecewa. Kami bermain bagus, dan meski menang, kami tidak bisa maju ke babak selanjutnya."

"Mudah-mudahan kami bisa bertanding di Liga Eropa dan memenangkannya," kata Gerrard.

Bermain buruk Kami melakukan tugas tersebut. Tugas kami adalah memenangkan pertandingan, dan kami menang tapi tidak bisa mengontrol hasil pertandingan lain. Rafael Benitez

Sementara itu manajer Rafael Benitez mengatakan konsentrasi para pemain asuhannya kini harus beralih ke pertandingan derby melawan klub satu kota, Everton, hari Minggu (29/11).

"Kami melakukan tugas tersebut. Tugas kami adalah memenangkan pertandingan, dan kami menang tapi tidak bisa mengontrol hasil pertandingan lain." kata Benitez.

"Tugas utama sekarang adalah bersiap untuk pertandingan berikutnya, kami menghadapi pertandingan penting hari Minggu." tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

Ketika ditanya apakah dia yakin akan bisa lolos lagi ke Liga Champions musim depan, Benitez kembali menyatakan keyakinan kuat akan kemampuan anak-anak asuhnya.

"Saya yakin 100 persen akan berada dalam empat besar Liga Utama. Tim akan bermain bagus bila semua pemain tersedia, dan saya yakin kami akan masuk empat besar."

Liverpool sadar harus memenangkan pertandingan melawan Debrecen untuk membuka kesempatan lolos ke babak 16 besar.

Akan tetapi penampilan buruk the Reds menggambarkan keseluruhan prestasinya dalam Liga Champions tahun ini.

Ini untuk pertama kali juara tahun 2005 ini kandas di babak awal sejak musim kompetisi 2002-2003, namun klub ini tidak bisa menyalahkan pihak lain atas prestasinya itu.

Tanpa serangan tajam

Hasil buruk di Liga Champions tahun ini memang sudah terukir lama sebelum pertandingan di Hongaria ini, setelah kalah dari Fiorentina dan Lyon sehingga klub ini memerlukan hasil luar biasa di dua pertandingan terakhir untuk bisa lolos.

Meski demikian, kemenangan Liverpool atas klub urutan ke enam di liga Hongaria hanya menggarisbawahi betapa buruknya klub ini sekarang.

Dengan satu kemenangan dari 10 pertandingan sebelumnya kemungkinan besar para pemain datang ke Hongaria dengan perasaan tegang.

Mereka sebenarnya tidak bisa memulai pertandingan dengan lebih baik, setelah di menit ke empat umpan silang Fabio Aurelio berhasil disundul oleh Jamie Carragher yang kemudian dicontek dengan mudah oleh Ngog .

Meski hampir mendominasi penguasaan bola sepanjang permainan Liverpool gagal mencetak gol tambahan dan jarang menampilkan serangan-serangan tajam.

Rasa percaya diri Debrecen mulai bangkit setelah terdengar pengumuman bahwa Fiorentina berhasil memimpin di pertandingan lain dan segera menampilkan permainan menyerang.

Hasilnya adalah sejumlah kesempatan untuk mecetak gol di gawang Liverpool, dan kesempatan terbesar muncul ketika bola umpan atas berhasil dimanfaatkan oleh Laszlo Bodnar yang tidak terjaga, namun bola terlalu melebar.