Murray tersingkir di London

Andy Murray
Image caption Bermain di kandang sendiri, petenis Inggris Andy Murray tak berhasil lolos dari babak penyisihan grup

Andy Murray tersingkir di ATP World Tour Finals karena babak penyisihan grup juga ditentukan oleh persentase dari game yang dimenangkan.

Petenis Inggris Raya itu mengalahkan Fernando Verdasco dengan angka 6-4, 6-7 (4-7), 7-6 (7-3), dalam pertandingan akhir di grup namun masih di bawah Juan Martin del Potro, yang mengalahkan Roger Federer, 6-2, 6-7 (5-7), dan 6-3.

Suasananya sedikit aneh karena Del Potro menunggu apakah dia lolos dari grup atau tidak, sementara Murray bingung karena menang 3 set atas Verdasco tapi tidak lolos dari grup.

Hasilnya adalah Federer menjadi juara Grup A dengan Del Potro di posisi kedua karena menang satu game lebih banyak dari Murray.

Ketiga pemain di Grup A itu sama-sama mencatat rekor menang 2-1, namun Federer menjadi juara grup karena persentase game yang lebih tinggi (44-40) disusul Del Potro (45-43) dan Murray paling bawah (44-43).

Peluang kecil

Murray sebenarnya mengalahkan Del Potro dalam pertandingan pembukaan Grup A hari Minggu dan kalah dari Federer pada hari Selasa sebelum mengalahkan Verdasco dengan tiga set langsung.

Dengan kemenangan itu dia sebenarnya yakin bisa lolos.

"Saya tahu kalau saya menang tiga set maka tinggal satu hal yang membuat saya tersingkir dan itu adalah jika Del Potro menang tiga set karena akan ditentukan oleh game yang dimenangkan," kata Murray usai pertandingan.

"Saya hanya terfokus untuk menang agar peluang untuk tersingkir makin kecil."

Sayangnya peluang yang kecil itu terwujud karena Del Potro memiliki kemenangan satu game lebih banyak.

"Inilah olahraga," kata Del Potro. "Hanya dua pemain yang lolos."

"Mungkin untuk publik setempat tidak baik karena Murray tidak muncul di semi final namun mereka bisa menyaksikan Federer dan pemain lain yang bagus."

Berita terkait