Korea Selatan pegang peluang Asia

Park Ji Sung
Image caption Park Ji Sung janjikan akan bobol gol ke gawang Nigeria

Korea Selatan akan tercatat sebagai tim Asia pertama yang lolos ke babak 16 besar jika mereka berhasil mengalahkan Nigeria dalam pertandingan terakhir di Grup B.

Pemain Korea Selatan, Park Ji Sung, dalam pertandingan nanti akan mencoba mengulangi prestasinya membantu Korea Selatan lolos ke babak 16 besar seperti pada Piala Dunia 2002 lalu.

Pada Piala Dunia tahun 2002 lalu dia berhasil melsakan satu-satunya gol dalam pertandingan menghadapi Portugal dan memastikan negaranya lolos kebabak 16 besar.

Dia menjanjikan para pemain Korea Selatan tidak akan melewatkan satu peluang pun dalam pertandingan menghadapi Nigeria.

"Kami akan melakukan yang terbaik seperti yang kami lakukan pada Piala Dunia 2002 lalu," kata Park.

Hasil Seri bagi tim ini agak bersiko karena tim pesaing mereka, Yunani juga sudah mengumpulkan tiga angka.

Permainan Nigeria sendiri tidaklah asing bagi Korea Selatan, sejumlah pemain negeri ginseng yang bermain di Eropa sangat paham dengan gaya permainan Nigeria.

"Kami mempunyai banyak pengalaman dan banyak pula yang bermain di Eropa dan kami cukup tahu untuk bermain menghadapi tim asal Afrika." kata Park lagi.

Menurutnya pemain Afrika punya kecepatan dan sangat mengandalkan kekuatan fisik mereka.

Pelatih Korea Selatan Huh Jung Moo juga sudah melupakan kekalahan atas Argentina dan memastikan timnya akan memfokuskan pada pertandingan menghadapi Nigeria.

Menghadapi Nigeria dengan pola 4-4-2, Jung Moo akan meminta pemainya untuk tidak terlalu banyak bertahan seperti saat menghadapi Argentina.

"Saya tidak ingin pemain saya terlalu fokus kepada pertahanan, atau justru hanya menyerang saja saat menghadapi Nigeria. Saya ingin pemain berimbang dalam memainkan pola menyerang dan bertahan untuk bisa menang dalam pertandingan ini."

Percaya diri

Nigeria yang belum meraih satu poin pun dalam pertandingan ini masih punya peluang untuk bisa lolos dari grup B.

Pelatih Nigeria, Lars Lagerback merasa yakin timnya akan menunjukan penampilan terbaiknya sore ini.

"Mari berharap kita bisa menjadi tim Afrika yang bisa bermain baik dan menghasilkan poin."

Dalam pertandingan menghadapi Korea Selatan, Lagerback akan melakukan sejumlah perubahan dalam tim ini, termasuk kemungkinan memasukan pemain depan berpengalaman, Nwankwo Kanu.

"Kanu memang masuk dalam gambaran tim saya dan dia mungkin akan bermain saat menghadapi Korea Selatan."

Image caption Nigeria tidak pernah menang menghadapi Korea Selatan

Dalam pertandingan nanti Nigeria juga akan diperkuat oleh dua pemain bertahan yang sebelumnya absen dalam pertandingan menghadapi Yunani, Taye Taiwo dan Uwa Echiejile.

Nigeria selain berada dalam kondisi terpojok akibat perolehan poin juga menghadapi masalah lain seperti ancaman penembakan terhadap pemain gelandangnya, Sani Kaita.

Ancaman terhadap Kaita muncul setelah pemain itu melakukan pelanggaran dan mendapatkan kartu merah saat menghadapi Yunani.

Peluang Nigeria akan kembali terbuka jika mereka menang besar atas Korea Selatan dan Argentina berhasil mengalahkan Yunani.

Dalam sejarah tiga kali pertemuannya dengan Korea Selatan, Nigeria hanya mampu bermain satu kali seri dan dua kali kalah, namun tiga pertandingan sebelumnya itu berlangsung di Korea Selatan.

Pertandingan lainnya di Grup B akan mempertemukan Argentina yang sudah pasti lolos ke babak berikutnya akan menghadapi Yunani.

Fakta Pertandingan

Nigeria kalah 1-2 dalam pertandingan terakhirnya menghadapi Korea Selatan di Busan, Korea Selatan tahun 2001 lalu.

Nigeria

-Tim Berjuluk Elang Super ini tampil tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di ajang Piala Dunia, enam diantaranya mereka mengalami kekalahan. Mereka hanya bisa bermain seri 0-0 saat menghadapi Inggris tahun 2002 lalu.

-Mereka secara total mengalami delapan kekalahan di seluruh pertandingan Piala Dunia yang mereka ikuti. Hasil ini merupakan yang terburuk diantara tim Afrika lainnya yang pernah berlaga di Piala Dunia.

Korea Selatan

-Kekalahan 1-4 atas Argentina merupakan kekalahan terbesar kedua yang pernah mereka rasakan dalam ajang Piala Dunia setelah sebelumnya kalah 0-5 dari belanda pada Piala Dunia tahun 1998 di Prancis.

-Park Ji Sung berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain Korea Selatan yang mampu mencetak gol di tiga penyelenggaraan Piala Dunia berbeda. Selain saat menghadapi Yunani, dia juga berhasil mencetak gol saat menghadapi Portugal pada tahun 2002 dan Prancis pada tahun 2006.

Petugas Pertandingan

Wasit: Olegario Benquerenca (Portugal)

Asisten: Jose Cardinal and Bertino Miranda (both Portugal)

Pengawas Pertandingan: Marco Rodriguez (Mexico)