Menanti amuk panser terdesak

Image caption Para pemain Jerman harus mengembalikan kepercayaan diri mereka setelah kalah dari Serbia

Kalah mengejutkan 0-1 dari Serbia membuat langkah Der Panzer Jerman untuk lolos ke babak 16 besar sedikit terhambat.

Padahal, setelah mengalahkan Australia 4-0 di laga pembuka Grup D para Panser Muda ini berada dalam kepercayaan diri yang besar untuk segera lolos ke babak kedua.

Kesempatan bagi Phillip Lahm dkk untuk melaju ke babak selanjutnya masih terbuka, jika dalam pertandingan terakhirnya bisa mengatasi Ghana yang kini untuk sementara memimpin klasemen Grup D.

Kemenangan menjadi target wajib pasukan asuhan Joachim Loew karena di saat bersamaan Serbia juga mengintip peluang lolos ketika menghadapi Australia di Stadion Mbombela, Nelspruit.

Joachim Loew harus memastikan agar target kemenangan ini menjadi motivasi bagi pemainnya bukan malahan menjadi beban.

Namun, Loew mengaku tekanan besar memang dirasakan anak-anak asuhannya jelang pertandingan krusial ini. Tapi Jerman selama ini terkenal sebagai tim yang berhasil mengatasi tekanan berat.

"Saya akui, kami berada di bawah tekanan namun saya melihat tekanan itu juga menjadi sesuatu yang positif," kata Loew.

"Saya tak melihat ini sebagai beban. Saya menyukai tantangan. Saya pernah mengalami kondisi ini sebelumnya. Saya lebih merasakan kesenangan ketimbang kekhawatiran," tambah mantan asisten Jergen Klinsmann itu.

"Saya bukanlah satu-satunya pelatih yang menyukai pertandingan besar, persaingan ketat saat di mana semuanya dipertaruhkan," tambah Loew.

Andalkan pemain muda

Meski keteteran dan kalah saat menghadapi Serbia, Loew tetap menaruh keyakinan atas pasukan mudanya. Dia yakin bintang mudanya seperti Mesut Ozil, Sami Khedira, Thomas Muller dan Holger Badstuber tetap tampil bagus di pertandingan penting ini.

"Saya tak melihat kegugupan atau kekhawatiran mereka meski sempat kalah dari Serbia," kata Loew.

"Meski mereka masih muda, tim ini memiliki kepercayan diri dan keyakinan bahwa mereka bisa mengalahkan Ghana," tambah dia.

Loew menambahkan timnya sudah belajar dari kekalahan saat menghadapi Serbia. Dan kini mereka sudah siap untuk menghadapi Ghana.

Untuk menghadapi Ghana, Loew nampaknya akan memasang striker kelahiran Brasil Cacau di lini depan untuk menggantikan Miroslav Klose yang mendapat kartu merah.

Sementara itu, meski gagal mengeksekusi penalti ke gawang Serbia, posisi Lukas Podolski di lini depan Jerman nampaknya masih aman.

Dari fakta sejarah pun menunjukkan Jerman berpeluang lebih besar mengalahkan Ghana. Selama perhelatan Piala Dunia, Jerman sudah lima kali bertemu tim Afrika dan baru sekali kalah yaitu di tangah Aljazair 1-2 tahun 1982. Dan, sejak 1982, Jerman belum pernah lagi mengalami dua kali kekalahan di babak penyisihan grup.

Masalah cetak gol

Image caption Para striker Ghana masih kesulitan mencetak gol

Ghana, meski saat ini memuncaki klasemen sementara grup D, namun tim ini bukannya tanpa masalah. Problem utama mereka adalah minimnya gol yang mereka cetak di dua pertandingan awal.

Sejauh ini mereka baru mencetak dua gol yang diciptakan Asamoah Gyan dan kedua-duanya tercipta dari titik puti. Ghana kini dalam 12 pertandingan terakhir tidak pernah mencetak lebih dari satu gol.

Namun, kondisi ini tidak merisaukan sang manajer asal Serbia, Milovan Rajevac.

"Kami akan perbaiki kemampuan mencetak gol dalam pertandingan melawan Jerman," kata Rajevac.

Rajevac justru lebih menyoroti Jerman yang disebutnya sangat sempurna secara kemampuan dan taktik.

"Tidak bermainnya Klose, saya kira tidak akan berpengaruh pada permainan dan taktik Jerman. Mereka tim yang kuat dan saya yakin mereka akan terus berlari hingga menit terakhir," tambah Rajevac.

"Jerman tidak memiliki kelemahan namun mungkin memiliki masalah psikologi karena ini adalah pertandingan yang bagi mereka adalah pertandingan 'final'," tandas Rajevac.

Fokus pertandingan juga akan tertuju pada Kevin-Prince Boateng yang memperkuat Ghana dan Jerome Boateng yang berseragam Jerman. Jika keduanya bermain maka Boateng bersaudara menjadi dua saudara pertama yang membela negara berbeda di piala dunia.

Prakiraan pemain

Jerman (4-4-2) : 1-Neuer, 17-Mertesacker, 14-Badstuber, 3-Friederich, 16-Lahm, 7-Schweinsteiger, 8-Ozil, 6-Khedira, 13-Mueller, 10-Podolski, 19-Cacau

Ghana (4-4-2) : 22-Kingson, 19-Addy, 5-Mensah, 13-Ayew, 21-Asamoah, 23-Boateng, 6-Annan, 12-Tagoe, 3-Gyan