Spurs dianggap menghina karena rencana rubuhkan stadion Olimpiade 2012

Stadion Olimpiade 2012
Image caption Stadion Olimpiade 2012 dibangun sebagai stadion atletik.

Rencana klub Liga Primer di London utara, Tottenham Hotspur, untuk kelak merubuhkan stadion Olimpiade 2012 sebelum menjadi markas mereka dianggap menghina oleh Ketua Dewan Kota Newham.

"Terus terang saya kira itu menghina," kata Kim Bromley-Derry, yang juga mengkritik dampak lingkungan dan keuangan dari rencana Spurs.

Dewan Kota Newham, bersama dengan klub Liga Primer London lainnya, West Ham, bersaing untuk mengelola stadion setelah Olimpiade 2012 usai.

Newham dan West Ham ingin mempertahankan lintasan atletik di stadion itu sementara Spurs ingin membangun stadion baru khusus untuk sepakbola di stadion Olimpiade 2012 sambil merenovasi stadion atletik yang sudah ada, Crystal Palace, di London selatan.

Kim Bromley-Derry ikut mempertanyakan buangan CO2 yang diakibatkan dari penghancuran stadion dan membangun yang baru, yang menurutnya sama jumlahnya dengan buangan CO2 untuk mengelola stadion selama 93 tahun.

Image caption Tampak atas Stadion Olimpiade London 2012 jika sudah selesai.

"Itu juga pembuangan uang dalam jumlah besar. Kami ingin menaruh uang kami ke masyarakat setempat, bukan mengambilnya," tambahnya.

Stadion sepakbola

Spurs ingin merubuhkan stadion karena lintasan atletik membuat ada jarak yang jauh antara penonton dengan pertandingan sepakbola di lapangan.

Klub London utara ini mendapat dukungan dari industri hiburan Amerika Serikat, AEG, dan akan meminjam £200 juta untuk mendukung rencana pembangunannya.

Sementara rencana Dewan Kota Newham dan West Ham menegaskan tidak akan ada kursi yang lebih dari lapangan dibanding di stadion Wembley.

Tawaran bersama mereka mendapat dukungan dari promotor acara hiburan, Live Nation, maupun Universitas East London dan klub kriket Essex County.

Para pengkritik rencana Spurs juga mengatakan bahwa merubuhkan stadion sebagai pengkhiaantan atas janji London bahwa Olimpiade 2012 akan menjadi warisan bagi atletik.

Keputusan untuk mengalihkan pengelolaan stadion Olimpiade 2012 setelah penyelenggaran nanti, akan diputuskan pada tanggal 28 Januari oleh otorita Olimpiade, Olympic Park Legacy Company, OPLC.

Berita terkait