ManU masih 100% milik keluarga Glazer

Alex Ferguson dan keluarga Glazer
Image caption Jubir ManU menkankan bahwa keluarga Glazer tidak berniat menjual klub

Manchester United mengatakan kepada Liga Primer bahwa keluarga Glazer masih memiliki 100% saham di klub itu.

Sebelumnya ada spekulasi bahwa keluarga Amerika pemilik klub itu sudah menjual sebagian besar sahamnya di MU untuk melunasi pinjaman berbunga tinggi, PIK, senilai £220 juta yang kontroversial.

Dugaan itu semakin besar setelah keluarga Glazer mendirikan perusahaan induk baru di Delaware, Amerika, yang tidak mewajibkan mereka membeberkan rincian kepemilikan.

Seorang juru bicara klub itu mengatakan kepada BBC Sport: Tidak ada perubahan dalam kepemilikan".

Akan tetapi pelunakan hutang PIK yang dibuat untuk membeli MU tahun 2005 itu lebih banyak menimbulkan pertanyaan daripada jawaban.

Dan kelompok pendukung klub itu sekarang ingin mengetahui apakah keluarga glazer hanya mengganti satu pinjaman mahal dengan pinjaman lain yang tidak dibeberkan, dengan memindahkan perusahaan induk Red Football LLC, dari negara bagian Nevada ke Delaware.

Dengan maraknya laporan yang mengaitkan MU dengan keluarga kerajaan Qatar, ada pula kemungkinan keluarga Glazer sudah menjual dengan opsi mereka akan menjual klub itu di masa depan dengan imbalan uang yang digunakan untuk membayar utang dengan bunga tinggi tersebut.

Namun klub itu berulang kali menekankan bahwa keluarga Glazer tidak berniat menjual ManU.

Langkah untuk melunasi pinjaman pada bulan November lalu mengejutkan para pengecam mereka dan menghapuskan salah satu pertanyaan besar mengenai keuangan yang membayangi cara bisnis keluarga Glazer.

Berita terkait