Red Bull namai mesin baru Infiniti

Terbaru  28 Februari 2011 - 11:55 GMT
redbull

Mesin mobil balap Formula 1 tim Red Bull akan diberi nama baru Infiniti dalam musim balap tahun ini dalam langkah yang akan meningkatkan anggaran tim setidaknya £7 juta.

Infiniti -merek mesin premium Nissan, yang sebagian dimiliki oleh Renault- memakai Formula 1 untuk meningkatkan namanya secara global.

Meski memakai nama baru mesin tim Red Bull tidak akan berubah, hanya saja Red Bull akan mendapat mesin mereka secara gratis.

Dengan demikian tim ini akan menghemat £6,8 juta per tahun, yang merupakan biaya penyediaan mesin mobil balap Formula 1.

Masih belum jelas apakan Renault/Nissan akan memberi pemasukan dana lain bagi Red Bull, namun mendapat mesin gratis saja sudah merupakan satu langkah luar biasa bagi tim.

Keputusan ini berarti dana untuk mesin -diperkirakan sekitar 4-5% total anggaran tim- bisa dianggarkan untuk sektor lain yang berpotensi meningkatkan kinerja tim.

Red Bull sebelumnya adalah satu-satunya juara bertahan yang harus mengeluarkan dana untuk mesin mobil mereka.

Kesepakatan mensponsori mesin, dengan nilai £7,8 juta, ditengahi oleh organisasi tim peserta Formula 1, FOTA.

Pembalap Red Bull, Sebastian Vettel, menjadi juara dunia Formula 1 tahun 2010 dan merupakan juara dunia paling muda dalam sejarah Formuls 1, sementara timnya juga memenangkan kategori mesin.

Tim ini menjadi favorit dalam musim balap tahun ini dan mobil baru mereka, RB7, sejauh ini tampil prima dalam uji coba pramusim.

Saingan terdekat Red Bull tampaknya adalah Ferrari, yang pembalapnya Fernando Alonso kalah dengan nilai tipis dari Sebastian Vettel dalam memperebutkan juara dunia tahun lalu.

Kesepakatan Red Bull-Infiniti akan diumumkan secara resmi hari Selasa (01/03).

Nissan dan Renault berusaha memperluas Infiniti di pasar yang sangat kompetitif. Saingan terberat mereka adalah perusahaan mobil raksasa seperti Audi, BMW, Jaguar dan Mercedes.

Kedua perusahaan ini bermitra sejak tahun 1999 setelah Renault membeli 44,3% saham Nissan, sementara Nissan memiliki 15% saham Renault.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.