Al Ittihad dari Saudi bidik juara tiga kali

Al Ittihad dalam laga Liga Champions Asia melawan sesama klub Saudi, Al Hilal Hak atas foto AFP
Image caption Ittihad dalam llaga Liga Champions Asia babak sebelumnya melawan sesama klub Saudi, Al Hilal

Juara dua kali Liga Champions Asia Al Ittihad dari Arab Saudi akan bertemu dengan klub Korea Selatan FC Seoul dalam perempat final September mendatang.

Ittihad akan berupaya menjadi tim pertama yang merebut gelar juara Asia tiga kali.

Ittihad merupakan salah satu klub sepak bola yang paling kuat di Asia, dan pernah merebut gelar juara Liga Champions Asia dua tahun berturut-turut tahun 2004 dan 2005 dan kalah tahun 2008 dalam final melawan Pohang Steelers dari Korea Selatan.

Juru bicara Ittihad Adnan Jastania mengatakan klub itu bertekad untuk tampil lebih baik lagi tahun ini.

"Kami sangat ingin melakukan sesuatu setelah kalah dari Pohang dalam final dua tahun lalu," kata Jastania.

Macan dari Jeddah ini kemungkinan dapat menghadapi klub Korea lain dalam jalan menuju final, karena juara delapan kali Arab Saudi ini, bila menang, kemungkinan akan berhadapan dengan klub Korea lain, Jeounbuk Motoros.

Kejutan Cerezo

Jeounbuk akan bertemu dengan klub Jepang Cerezo Osaka dalam perempat final.

Cerezo sebelumnya tidak diperkirakan bisa melaju ke babak delapan besar, namun tampil mengejutkan dengan menundukkan klub dari sesama J-League, Gamba Osaka.

"Kami juga terkejut! Kami adalah tim muda dengan umur rata-rata 22 tahun," kata pemain Cerezo Akira Hasegawa seperti dikutip di situs AFC.

"Namun pelatih kami (Levir Culpi, asal Brasil) sangat berpengalaman dan ia tahu bagaimana caranya menang," kata Hasegawa.

"Kami telah berhadapan dua kali dengan Jeonbuk di pertandingan antar grup. Kami menang satu kali dan kalah satu kali. Jadi kami tahu persis kekuatan saingan kami..kami tahu bagaimana menghadapi mereka."

Sementara itu Suwon Samsung, juga dari Korea, menghadapi klub Iran Zob Ahan, finalis tahun 2010.

Dan nomor perempat final lain adalah antara klub Iran Sepahan yang kalah dalam final tahun 2007 dan Al Sadd dari Qatar.

Berita terkait