Klub-klub Italia perlu stadion baru agar peringkat di UEFA tidak merosot

Terbaru  4 Agustus 2011 - 19:03 WIB
Pemain AC Milan

Pemain AC Milan dalam latihan di Cina menjelang Piala Super menghadapi Inter

Klub-klub Italia memerlukan stadion-stadion baru agar tidak tertinggal dalam peringkat badan sepak bola Eropa, UEFA, menurut direktur eksekutif AC Milan Adriano Galliani.

Sepuluh tahun lalu, Italia dalam posisi paling tinggi dalam peringkat UEFA namun terus menurun.

Dalam musim pertandingan lalu, kekalahan Inter Milan dalam perempat final saat menghadapi Schalke 04 dalam Liga Champions menyebabkan posisi Italia di tempat ketiga digeser Jerman.

Dalam musim pertandingan depan, hanya tiga tim Italia yang masuk kualifikasi Liga Champions.

Dan Galliani menganggap Italia akan digeser oleh Prancis bila pihak berwenang tidak segera mengambil tindakan dengan membangun stadion baru.

"Saya perkirakan, segera setelah stadion baru dibangun untuk Piala Eropa 2016, Prancis akan menggeser kami," kata Galliani kepada media olah raga La Gazzetta dello Sport.

Milan harapkan kejutan

AC Milan saat ini tengah berada di Beijing, Cina, untuk menghadapi klub satu kota Inter dalam Piala Super hari Sabtu (13/08).

"Saya perkirakan, segera setelah stadion baru dibangun untuk Piala Eropa 2016, Prancis akan menggeser kami."

Adriano Galliani

"Spanyol memiliki keuntungan karena mereka tidak memiliki hak kolektif bersama TV, sementara Jerman menggeser kami karena stadion-stadion baru yang dibangun untuk Piala Dunia (2006)."

"Namun kami tidak dapat melakukan semua hal. Tanpa stadion dan tanpa undang-undang, kami tidak dapat membangun stadion baru."

Di tengah menurunnya prestasi klub-klub Italia, dalam empat tahun terakhir, hanya satu kali klub Italia yang melewati perempat final Liga Champions.

Tetapi Galliani percaya klub Italia masih dapat menang dalam kompetisi Eropa.

"Kami tidak diperhitungkan lagi namun selalu akan ada kejutan. Ada Schalke di tengah klub-klub kaya (dalam semifinal Liga Champions musim lalu)," tambah Galliani.

"Dan saya berharap, kejutan berikutnya adalah Milan."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.