Ferguson : Evra ingin kasusnya dilanjutkan

suarez evra Hak atas foto Reuters
Image caption Evra menyebut Suarez melontarkan kalimat rasis kepada dirinya.

Bek Manchester United Patrice Evra kepada manajer Sir Alex Ferguson mengatakan dia ingin melanjutkan kasus tuduhan rasisme yang dilakukan oleh penyerang Liverpool Luis Suarez.

Tuduhan Evra ini disampaikan setelah pertandingan antara Manchester United dengan Liverpool berakhir imbang 1-1 di Anfield, Sabtu (15/10) akhir pekan kemarin.

''Saya telah berbicara dengan Patrice, dia bersikeras ingin kasus ini dilanjutkan,'' kata Ferguson.

Patrick Evra menyebut tayangan ulang televisi akan memperkuat tuduhannya tersebut.

Tetapi Luis Suarez membantahnya dan mengatakan dia ''kecewa'' dengan tuduhan yang dilayangkan Evra.

Kontroversi dugaan rasisme ini mengemuka di akhir pertandingan yang sebenarnya berlangsung tanpa insiden serius.

Suarez dan Evra sendiri terlibat dalam satu keributan kecil selayaknya pertarungan antara seorang penyerang dengan bek di dalam kotak penalti.

Dalam rekaman pertandingan memang terlihat aksi saling dorong antara kedua pemain dan berujung pada kartu kuning untuk Evra.

Evra mengklaim emosinya terpancing setelah Suarez melontarkan kalimat rasisme kepada dirinya.

Tidak mudah

Sebelum pertandingan, Ferguson sempat mengingatkan pendukungnya untuk tidak berdiri selama pertandungan berlangsung dan meminta kedua pendukung untuk tidak saling meneriakan cemohan terkait dengan tragedi Munich dan Hillsborough.

Tetapi disaat penonton berlaku sopan, Ferguson justru menyayangkan atas apa yang terjadi di lapangan.

"Itu adalah hal yang tidak mudah bagi kami,'' kata said Ferguson. "Semua orang tahu Manchester United dan Liverpool memiliki tanggung jawab yang besar atas peristiwa di lapangan.''

"Sabtu kemarin luar biasa. Kedua pendukung tim sangat baik. Tidak ada satupun kalimat bodoh yang diteriakan seperti pada pertandingan pada tahun-tahun sebelumnya. Kedua pendukung layak untuk mendapatkan pujian untuk itu.''

"Ini - rasisme - adalah sesuatu yang tidak kami inginkan di tingkat pertandingan melawan Liverpool.''

"Sudah pasti Patrice merasa sedih atas apa yang diucapkan kepadanya. Sekarang kami serahkan kepada FA untuk menyelidikinya,'' tegas ferguson.

Berita terkait