Neymar: 'tak grogi' hadapi Messi di Yokohama

Terbaru  18 Desember 2011 - 13:27 WIB
Pep Guardiola

Guardiola justru cemas karena terlalu diunggulkan dalam final di Yokohama.

Striker klub Brazil, Santos, Neymar mengatakan dirinya "tidak grogi" berhadapan dengan skuad Barcelona yang berujung tombak Lionel Messi, pada final kejuaraan FIFA untuk Piala Dunia antar klub di Yokohama, Jepang Minggu sore.

Neymar yang baru 19 tahun, kini masih menjadi juru serang andalan tim Brazil, tetapi sudah banyak klub besar di Eropa dikabarkan mengincarnya, termasuk raksasa Spanyol, Real Madrid. Sementara Messi, pemain sepakbola terbaik versi FIFA tahun 2011, adalah pemain paling dijagokan di Barca.

"Saya kira laga ini akan jadi pertandingan bersejarah, bukan cuma buat saya tapi juga buat seluruh pemain di Santos. Laga yang sangat penting, tapi saya tidak khawatir,"kata Neymar dalam bahasa Portugis kepada jaringan televisi APTN.

Mengakui bahwa Messi dan rekan-rekannya di Barca sangat kuat, Neymar mengatakan dirinya akan bermain seperti biasa.

"Rasanya saya sangat tenang sekarang ini. Tentu saja lawan kami tim yang luar biasa. Tapi seperti yang selalu saya bilang: siapapun lawan atau dimanapun pertandingan, kita hanya akan main pertandingan kita sendiri."

Terlalu diunggulkan

Strategi yang akan dipakai di lapangan sudah disiapkan sebaik mungkin, tambah pelatih Santos, Muricy Ramalho. Kecepatan gerakan akan menjadi jurus kunci dalam pertandingan seru ini.

"Kami akan gunakan kecepatan gerakan untuk menyulitkan langkah lawan. Tak akan ada perubahan dari gaya kami yang biasa,"tambah Ramalho.

Neymar

Neymar baru berusia 19 tahun dan sudah diincar sejumlah klub besar di Eropa.

"Tapi jelas ini akan jadi laga yang sulit. Kami menghadapi klub terbaik di dunia. Guardiola adalah salah satu kandidat pelatih terbaik FIFA tahun ini; sementara (Lionel) Messi bermain untuk klub itu."

Pujian yang sama dialamatkan oleh Guardiola pada kubu Santos. Meski Barca menang mudah atas juata Piala Asia, Al Saad 4-0 in di partai semi final, Guardiola mengatakan Santos akan jadi penghalang yang tangguh untuk mencapai gelar juara.

Guardiola justru mengaku cemas karena anak asuhnya terlalu banyak diunggulkan oleh media untuk gelar juara, situasi yang juga dialaminya tahun 1992 yang berujung pada kekalahan dari klub asal Brazil lainnya, Sao Paulo dengan 2-1 juga di Jepang. Saat itu Guardiola membela bendera Barca sebagai pemain.

"Saya senang kami sudah kembali ke (final) Piala Dunia (antar klub) lagi. Juara Liga Champions UEFA itu penting, gelar lain juga penting, jadi gelar klub terbaik FIFA juga sangat penting buat kami."

"Saya cuma berharap kami beruntung besok (hari ini). Kami menganalisis permainan Santos semalam dan pagi ini (Sabtu)."

Sementara sebagian besar penggemar sepakbola menanti duel Neymar-Messi, tanding sore nanti juga akan menjadi ajang tampilnya Cesc Fabregas setelah diboyong ke Barcelona dari Arsenal beberapa bulan lalu.

Pertandingan antara Santos dan Barcelona, akan berlangsung sore nanti pukul 17.00 WIB.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.