Pemain sepak bola Italia ditangkap terkait skandal pengaturan hasil pertandingan dan judi gelap

Terbaru  20 Desember 2011 - 09:23 WIB

Mantan kapten tim sepak bola Italia, Atalanta, Cristiano Doni dan 16 orang lainnya ditangkap di berbagai wilayah Italia dalam penyelidikan pengaturan hasil pertandingan dan taruhan ilegal.

Cristiano Doni

Mantan kapten Atalanta Cristiano Doni ditangkap dalam penyelidikan kasus pengaturan pertandingan.

Penyelidikan dipusatkan pada beberapa pertandingan di Seri B dua musim terakhir - tiga diantaranya meliputi Atalanta.

Tiga pertandingan Seri A dari musim terakhir juga dalam penyelidikan: Brescia vs. Bari, Brescia vs. Lecce dan Napoli vs. Sampdoria.

"Ini bukan akhir tetapi hanya permulaan," kata jaksa penuntut Cremona Roberta Di Martino mengacu pada penangkapan hari Senin (19/12).

"Mari berharap ini adalah titik permulaan dalam membersihkan pertandingan indah bernama sepakbola. Salah satu tersangka telah mengakui bahwa operasi itu telah berjalan selama lebih dari 10 tahun.

"Di puncak organisasi ada beberapa lelaki dari Singapura yang bertugas memindahkan uang, namun para pelaku tersebar dari Barat, ke Timur Jauh, ke Amerika Selatan dan mereka mampu mengubah hasil pertandingan-pertandingan sepakbola."

Penangkapan ini terjadi lima tahun sesudah skandal pengaturan hasil pertandingan -di antara petinggi klub dan wasit- yang mengakibatkan Juventus direlegasi ke Serie B selama satu musim, dan juga menerapkan penalti untuk Lazio, AC Milan, Fiorentina dan Reggina di Seri A.

Upaya melarikan diri

Beberapa orang lain yang ditangkap Senin adalah mantan pemain Inter Milan dan Roma, Luigi Sartor, mantan pemain Seri B Alessandro Zamperini dan dua pemain yang masih aktif yaitu Carlo Gervasoni dari Piacenza dan Filippo Carobbio dari Spezia.

Mereka dijerat antara lain dengan "memiliki hubungan dengan kejahatan" dan kecurangan olahraga, sedangkan Doni ditangkap karena dicurigai hendak menghancurkan bukti kejahatan.

"Ada beberapa elemen yang mengancam barang bukti dan hal itu berujung pada penahanan," kata Di Martino.

Sebuah percakapan telepon antara Doni dan pelatih kiper Ravenna Nicola Santoni-yang juga telah ditahan-disadap polisi pada Juni lalu. Dalam percakapan itu mereka mendiskusikan cara untuk merusak iPhone milik Santoni yang telah disita oleh polisi.

Laporan juga mengatakan bahwa Doni berusaha kabur dari rumahnya Senin pagi. Doni, 38, membukakan pintu untuk petugas tetapi ia kemudian berusaha melarikan diri melalui garasi sehingga iaditangkap.

Doni dan seluruh terdakwa dilarang berbicara dengan pengacara mereka hingga lima hari mendatang.

Bulan lalu, gelandang bertahan Gubbio Simone Farina didekati dan ditawari 200,000 euro atau sekitar $260,000 untuk mempengaruhi hasil pertandingan Piala Italia antara Cesena dan Gubbio yang berlangsung pada 30 November. Farina menolak dan melaporkan insiden itu ke polisi.

Farina memulai karir di tim muda Roma dengan Zamperini.

Bulan Juni, 16 orang ditangkap sebagai bagian dari penyidikan yang dipimpin oleh jaksa jaksa penuntut di Cremona dan Doni menjadi obyek penyelidikan.

Agustus, Doni dilarang bermain sepakbola selama tiga setengah tahun oleh komite disiplin federasi sepakbola Italia, dan Atalanta-yang dipromosikan ke Seri A musim ini- mendapat penalti enam poin. Doni mengatakan dirinya tidak bersalah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.