Masa depan Stadion Olimpiade London 2012 masih belum pasti

Stadion Olimpiade London 2012 Hak atas foto All Sport
Image caption OPLC menegaskan stadion bisa juga digunakan untuk kegiatan lain selain sepak bola.

Pihak pengelola Olimpiade London menegaskan masa depan Stadion Olimpiade pasca pesta olahraga tersebut tidak tergantung pada klub sepak bola.

Andrew Altman -Direktur Eksekutif yang mengelola sarana Olimpiade, OPLC- mengatakan masih tetap ingin mencapai kesepakatan dengan klub West Ham, yang dalam musim ini berada di Liga Championship, satu tingkat di bawah Liga Primer.

"Kami menyambut baik sepak bola namun tidak semata-mata tergantung pada sepak bola," tegasnya.

Dia juga yakin bahwa biaya operasional stadion bisa tercukupi sekalipun West Ham tidak jadi menyewa stadion sebagai markasnya.

"Ada kombinasi dari berbagai cabang olahraga lain, konser musik, dan kegiatan yang juga bisa menghasilkan pendapatan."

"Yang kami inginkan adalah memberikan fleksibilitas semaksimal mungkin untuk sektor layanan umum guna menjamin pemasukan yang tepat. Kami mengupayakan bagaimana mengisi kalender dengan sebanyak mungkin peristiwa yang bisa dilakukan dan tepat untuk bekerja sama."

OPLC menarik diri dari kesepakatan dengan West Ham dan Dewan Kota Newham -tempat stadion berada- setelah serangkaian gugatan hukum yang diajukan Tottenham Hotspur, yang juga mencalonkan diri untuk menyewa stadion tapi klub itu akhirnya dinyatakan kalah pada Februari tahun ini.

Minat dari klub rugbi

Berdasarkan pengaturan baru, maka stadion akan tetap merupakan milik umum dan OPLC akan mencari kemungkinan sejumlah penyewa.

Lintasan lari tetap dipertahankan setelah Olimpiade 2012 dan stadion akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Atletik Dunia pada tahun 2017.

Dalam setahun, sebanyak 21 hari akan disediakan khusus untuk kegiatan atletik sebagai bagian dari janji untuk menempatkan atletik sebagai inti kegiatan stadion setelah Olimpiade.

Menurut Andrew Altman, sudah ada minat terhadap penggunaan stadion secara rutin dari dua klub rugbi Inggris, satu klub rugbi Amerika Serikat, dan satu tim kriket. Selain itu diharapkan stadion juga bisa menggelar konser musik maupun kegiatan lain.

Bagaimanapun ada keraguan apakah OPLC memang mampu memastikan bahwa stadion tidak lagi membutuhkan bantuan dana umum untuk pemeliharaan jika stadion tidak digunakan secara rutin oleh klub sepak bola.

Kini Tottenham Hotspur sudah menegaskan tidak tertarik lagi dengan Stadion Olimpiade dan sedang mempertimbangkan untuk merombak markas mereka, White Hart Lane.

Meningkatkan persaingan

Hak atas foto Reuters
Image caption Lintasan atletik akan tetap dipertahankan setelah Olimpiade 2012 selesai.

Selain West Ham dan Tottenham, klub sepak bola lain yang pernah menyatakan tertarik untuk masuk ke Stadion Olimpiade adalah Leyton Orient, yang berada di Liga Pertama -dua tingkat di bawah Liga Primer.

Akan tetapi Presiden Orient, Barry Hearn juga sudah menegaskan tidak ingin ikut tender lagi.

Bagaimanapun komentar Altman terbaru ini dianggap sebagai upaya untuk meningkatkan persaingan dalam proses tender sewa stadion untuk mencegah West Ham agar tidak melakukan penawaran yang amat rendah terkait hak sewa stadion selama 99 tahun.

Batas waktu akhir penawaran adalah 23 Maret 2012 dan keputusan akan diumumkan pada bulan Mei.

Walau kesepakatan sebelumnya gagal, Altman yakin akan bisa mendapatkan jaminan bagi pengelolaan stadion senilai £500 juta setelah Olimpiade tanpa harus mengeluarkan dana umum.

Kesepakatan sebelumnya dengan West Ham dan Dewan Kota Newham antara lain mencakup biaya sebesar £95 juta untuk konversi stadion agar lebih cocok untuk stadion sepak bola. Perubuhan yang diusulkan antara lain mengurangi kapasitas dari 80.000 menjadi 60.000 kursi dan membangun atap yang menutup seluruh tribun penonton.

Berita terkait