Terry didakwa, FA hadapi dilema

Terbaru  30 Desember 2011 - 18:44 WIB
Terry

Terry akan mulai disidang di pengadilan London pada 1 Februari 2012.

Di penghujung tahun 2011 asosiasi sepak bola Inggris (FA) mendapatkan kado yang tidak mengenakkan.

FA harus menangani dua kasus rasisme yang hampir bersamaan.

Yang pertama terkait sanksi bagi pemain Liverpool Luis Suarez.

FA menjatuhkan hukuman larangan tampil di delapan pertandingan dan denda Rp560 juta setelah Suarez dinyatakan mengucapkan kata-kata rasis ke pemain belakang Manchester United Patrice Evra.

Liverpool, Klik bisa dipahami kecewa dengan sanksi tersebut, yang mereka sebut terlalu berat sementara Suarez sendiri menegaskan dirinya bukan pemain rasis.

Penyerang asal Uruguay ini besar kemungkinan akan banding dengan mengajukan argumentasi bahwa ia tidak tahu bahwa kata-kata yang ia sampaikan kepada Evra tidak boleh diucapkan di Inggris meski bisa diterima di Uruguay.

Namun sebagian besar kalangan dan asosiasi pemain sepak bola profesional (PFA) mendukung keputusan FA.

Ketua PFA Gordon Taylor mengatakan sanksi berat akan mengirim pesan ke seluruh dunia bahwa rasisme adalah persoalan serius di sepak bola dan siapa saja yang mengucapkan kata-kata rasis harus dijatuhi hukuman.

Investigasi FA

john terry

Kasus Terry diperkirakan bisa mengganggu penampilan Inggris di Piala Eropa.

"Saya bisa memahami perbedaan budaya. Namun kalau Anda bermain di Inggris Anda harus tahu bahwa Anda harus mematuhi tidak hanya peraturan sepak bola tetapi juga semua undang-undang yang berlaku di Inggris," kata Taylor kepada harian The Guardian.

Ketika kasus Suarez ramai dibicarakan, muncul perkembangan lain dari kantor kejaksaan London.

John Terry, kapten timnas Inggris dan Chelsea, Klik akan diajukan ke pengadilan karena menyampaikan komentar rasis kepada pemain Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, adik mitra Terry di timnas Inggris, Rio Ferdinand.

Sidang Terry akan mulai digelar 1 Februari tahun depan.

Bagi FA, setelah menjatuhkan sanksi berat ke Suarez, tentu tidak ingin dianggap lembek ketika menghadapi kasus Terry.

Harapan agar kasus Terry bisa diselesaikan secara cepat dan dengan begitu FA bisa berkonsentrasi di Piala Eropa 2012, kecil kemungkinan akan terwujud.

Masuknya kasus Terry ke wilayah hukum mau tidak mau akan memaksa FA menggelar kembali investigasi terhadap Terry, meski nanti pengadilan menyatakan Terry tidak bersalah.

Kalau ternyata pengadilan menyatakan Terry bersalah, persoalan yang dihadapai FA akan makin rumit.

Momentum

Suarez

Suarez (kiri) dinyatakan bersalah mengeluarkan kata-kata rasis ke Evra (kanan).

Bagaimana mungkin Terry memimpin tim yang di dalamnya banyak pemain berkulit hitam, sementara pengadilan menyatakan Terry bersalah mengeluarkan kata-kata rasis ke pemain berkulit hitam?

Terlepas dari hasil proses hukum ini, banyak kalangan meyakini kasus Terry akan menggangu harmoni di timnas Inggris dan faktor ini bisa mengganggu penampilan Inggris di turnamen penting seperti Piala Eropa 2012.

Apalagi pemain-pemain Inggris berkulit hitam pernah menjadi sasaran teriakan rasis ketika bermain di luar negeri.

Kasus Suarez dan Terry ini mengingatkan bahwa rasisme masih ada di persepakbolaan Inggris meski FA dan berbagai pihak, termasuk organisasi-organisasi yang khusus dibentuk untuk menekan rasisme, berupaya keras membasmi kasus ini.

Hampir semua sepakat bahwa situasinya tidak seburuk era sebelum 1990-an.

Namun pemain atau penonton yang mengeluarkan kata-kata rasis masih ada.

Kasus Suarez dan Terry semestinya menjadi pendorong bagi FA dan semua pihak terkait untuk kembali menggiatkan kampanye memberantas rasisme, baik di tribun penonton maupun di lapangan.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.