Dereck Chisora dilarang bertanding tanpa batas

Terbaru  29 Februari 2012 - 09:46 WIB
fight

Baku hantam Haye dan Chisora di luar ring berbuntut pada sanksi larangan bertanding WBC

Badan tinju dunia WBC memberikan larang hukuman bertanding tanpa batas waktu bagi Dereck Chisora karena berperilaku buruk.

Chisora terlibat baku hantam dengan David Haye saat jumpa pers setelah kalah dari petinju Vitali Klitschko.

Sebelumnya Chisora juga menampar Klitscko saat menimbang badan dan menyemprot air ke muka kakak lelaki Klitschko, Wladimir sebelum pertandingan.

WBC menyatakan tindakan tersebut sebagai ''salah satu perilaku terburuk yang pernah dilakukan seorang profesional''.

WBC juga memerintahkan Chisor, petinju Inggris berusia 28 tahun tersebut melakukan perawatan pengendalian amarah sebelum larangan bertandingnya dicabut kembali.

Jose Sulaiman, presiden WBC mengatakan pihaknya juga akan memberikan denda yang ''serius'' bagi petinju kelahiran Zimbabwe tersebut.

Peringkat Chisora yang berada di posisi 14 WBC kelas berat juga akan dihapus.

"WBC jelas mengutuk perilaku yang tidak bisa diterima di olahraga tinju dalam keadaan apapun dan secepatnya akan memberikan denda dan sanksi yang dibutuhkan,'' demikian isi pernyataan WBC.

"Petinju adalah lelaki sejati dan menunjukkan kepada dunia sebuah contoh kehormatan dan kejujuran, setelah pertandingan mereka ke tengah ring dan saling menghormati.''

"Dereck Chisora tidak akan menodai olahraga bagi mereka yang rendah hati, yang menjadi pahlawan sportifitas bagi dunia dengan hidup dalam martabat dan kebanggaan.''

Hak jawab

"Semua orang berhak atas keadilan tidak peduli apapun yang telah dilakukannya"

Frank Warren

Chisora dijadwalkan akan hadir dalam persidangan Badan Pengawas Tinju pada 14 Maret mendatang, dan manajernya Frank Warren kepada BBC Radio 5 mengatakan: ''Saya tidak mengerti bagaimana mungkin seseorang dihukum tanpa ada persidangan. Saya tidak pernah mendengar hal semacam itu. Tidak ada pengadilan.''

"Ada hal yang memang dia lakukan sangat salah dan dia semestinya tidak melakukan itu, dan saya tidak memaafkan tetapi ada banyak hal di balik itu semua. Hal itu harus diambil sebagai pertimbangan sebelum keputusan dijatuhkan.''

"Semua orang berhak atas keadilan tidak peduli apapun yang telah dilakukannya,'' kata Warren.

Chisors saat bertanding melawan Klitchko sebenarnya mendapatkan banyak pujian meski kalah angka di Munich 18 Februari lalu.

Tetapi pemberitaan justru tertutup dengan ''pertarungan di luar ring'' antara dirinya dengan mantan juara WBA Haye.

Chisora menuduh Haye menatap dirinya dengan pandangan menantang, kemudian Haye mengakui bahwa dia memegang botol ketika meninju Chisora.

Chisora mengancam menembak Haye setelah baku hantam dan ditahan polisi Jerman, meski kemudian dibebaskan tanpa ada tuntutan.

Haye yang secara resmi telah pensiun dari tinju meninggalkan Jerman tanpa berbicara dengan polisi, kedua petinju kemudian meminta maaf atas perilaku mereka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.