Gelandang Bolton Fabrice Muamba dirawat intensif

Terbaru  18 Maret 2012 - 12:47 WIB
Fabrice Muamba

Fabrice Muamba mendapat pertolongan tim medis setelah jatuh pingsan di lapangan.

Gelandang Bolton Wanderers Fabrice Muamba kini dalam kondisi kritis setelah jatuh pingsan saat membela klubnya melawan Tottenham Hotspurs di perempat final Piala FA, Sabtu (17/3).

Pemain berusia 23 tahun itu kini menjalani perawatan intensif di pusat jantung Rumah Sakit Jantung London.

"Bolton Wanderers memastikan Muamba dirawat di Rumah Sakit Jantung London dan kondisinya saat ini tengah kritis," demikian pernyataan persama manajemen Bolton dan rumah sakit, Minggu (18/3) dini hari waktu Indonesia.

"Belum ada informasi lebih lanjut yang bisa disampaikan saat ini. Klub dan rumah sakit meminta media dan publik menghormati privasi keluarga Muamba saat ini."

Saat Muamba jatuh pingsan, kedudukan sementara 1-1 pada menit ke-41. Wasit yang memimpin pertandingan, Howard Webb, langsung menghentikan pertandingan setelah Muamba dibawa ke rumah sakit.

Sebelumnya Webb sempat berkonsultasi dengan manajer Bolton Owen Coyle dan manajer Spurs Harry Redknapp.

Saat dibawa ke rumah sakit, mantan pemain Arsenal itu didampingi manajer Owen Coyle dan kapten tim Kevin Davies.

Berjuang

Muamba's fans

Seorang penggemar Fabrice Muamba berada di depan rumah sakit yang merawat pemain Bolton itu.

Pembawa acara Football Focus ESPN Dan Walker sempat bertukar pesan singkat dengan Davies seputar kondisi terakhir Muamba.

"Dia (Kevin Davies) mengatakan Fabrice (Muamba) terlihat berjuang keras melawan sakitnya. Itu adalah berita bagus," kata Walker.

"Fakta bahwa tim kesehatan membuat Muamba kembali bernafas membuat Anda mengagumi keajaiban kerja para dokter dan perawat," tambah dia.

Sementara itu pemain Arsenal Johan Djorou, yang pernah bermain bersama Muamba di Arsenal, lewat akun twitternya mengatakan dia telah menjenguk kawannya itu di rumah sakit.

"Saya baru meninggalkan rumah sakit. Saya mencintaimu kawan! Terus berjuang. Berdoalah untuknya, dia adalah lelaki dan teman yang luar biasa," begitulah kicauan Djourou.

Wartawan sepakbola BBC Radio 5 live Ian Dennis, yang tengah meliput pertandingan di White Hart Lane itu, menyaksikan tim medis bergegas menolong Muamba.

"Saat tim medis tiba, Muamba tertelungkup dan wajahnya menghadap ke tanah," kata Dennis.

"Saya bisa melihat mereka menggunakan defibrilator dan setidaknya Muamba dua kali diberi kejutan listrik. Semua orang bisa melihat Muamba berjuang menyelamatkan hidupnya," tambah Dennis.

Dukungan

Tak lama setelah kejadian itu, dukungan dan doa membanjiri mantan pemain U-21 Inggris itu.

Salah satu dukungan datang dari Rafael van der Vaart yang berada di lapangan saat Muamba jatuh pingsan.

Sekilas Fabrice Muamba

  • Lahir 6 April 1988 di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo
  • Bergabung dengan akademi Arsenal, mewakili Inggris di semua level mulai U-16 hingga U-21
  • Bergabung dengan Birmingham pada 2007, kemudian pindah ke Bolton setahun berikutnya.
  • Memperkuat Inggris di Piala Eropa U-21 di Denmark. Secara keseluruhan Muamba tampil 33 kali untuk tim U-21 Inggris.

"Sangat mengerikan melihat apa yang terjadi pada Muamba. Kami semua berdoa untuknya," kata pemain Belanda itu lewat akun Twitternya.

"Saya harap Muamba baik-baik saja. Doa kami untuknya," kata pemain Arsenal Jack Wilshere yang pernah bermain bersama Muamba di Bolton.

Dukungan lain datang dari Justin Hoyte, pemain belakang Middlesbrough yang menjadi rekan Muamba di tim junior Arsenal.

"Saya berharap kawan baik saya baik-baik saja. Bertahanlah kawan, tetap kuat. Tuhan bersamamu, ingat itu," kata Hoyte.

Sedangkan Ketua Eksekutif Asosiasi Pesepakbola Profesional Gordon Taylor menilai musibah Muamba merupakan hal buruk untuk keluarga besar sepakbola.

"Situasi ini bisa terjadi di lapangan dan inilah salah satu alasan kami mendesak para pemuda yang ingin menjadi pesepakbola memeriksakan kesehatan jantungnya untuk mencegah hal ini terjadi,"kata Taylor.

"Fabrice sudah membela Inggris U-21 33 kali, menjadi kapten tim asuhan Stuart Pearce, dan yang lebih penting dia adalah seseorang yang kami cintai," kata Ketua FA David Bernstein.

Dukungan juga datang dari Ketua Eksekutif Liga Primer Richard Scudamore.

"Doa kami seluruh klub dan pemain Liga Primer untuk Fabrice Muamba, keluarganya dan Bolton Wanderers," kata Scudamore.

Pendukung Bolton dan Spurs juga memberikan dukungan, mereka mengumandangkan nama Muamba ketika tim medis membawanya keluar lapangan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.