Nasib Italia ditentukan pertandingan lain

Terbaru  18 Juni 2012 - 15:33 WIB
Timnas Italia

Timnas Italia belum tentu lolos ke delapan besar meski menang atas Irlandia.

Juara dunia empat kali, Italia, sejauh ini baru membukukan dua hasil seri. Namun kedua hasil seri itu menuai reaksi berbeda dari penggemar dan kritikus sepakbola.

Saat menahan imbang Spanyol 1-1, Italia dipuji karena permainan menyerang dan kolektifnya. Sementara saat imbang dengan Kroasia, penampilan Italia dihujani kritik.

Kini, akibat dua hasil seri itu nasib Italia bisa dikatakan kritis saat melakoni laga terakhirnya di Grup C menghadapi Republik Irlandia, di Stadion Municipal, Poznan, Selasa (19/6).

Anak-anak asuhan Cesare Prandelli itu harus menang dari Irlandia. Tetapi sayangnya, menang saja belum cukup untuk menghantarkan Andrea Pirlo dkk ke delapan besar.

Italia juga harus berharap pertandingan Spanyol melawan Kroasia berakhir imbang di bawah skor 2-2 atau mengharapkan Kroasia atau Spanyol menelan kekalahan.

Sementara itu, pertandingan ini bagi Irlandia tidak akan mengubah nasib mereka. Dua kekalahan terdahulu memastikan The Green Boys tersingkir dari kompetisi.

Namun, tim besutan Giovanni Trappatoni ini diyakini akan tampil habis-habisan demi kehormatan dan harga diri Irlandia.

Tergantung Pirlo

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo menjadi perpanjangan tangan pelatih untuk menerapkan strategi di lapangan.

Menang dengan skor besar kini menjadi target Azzurri. Meski menghadapi tugas sulit pelatih Italia Cesare Prandelli menolak untuk panik dan hanya fokus mencapai hasil terbaik.

"Saya yakin kami memiliki kemampuan untuk memenangkan pertandingan dan menghindari eliminasi," kata Prandelli.

Prandelli menegaskan siapapun yang nanti diturunkan menghadapi Irlandia, Prandelli menegaskan semua pemain harus siap menghadapi laga terakhir ini.

Selain itu, Prandelli menambahkan, semua pemain dimintanya bisa menyesuaikan diri dengan taktik yang diterapkan di lapangan.

Untuk menterjemahkan strateginya di lapangan, Prandelli masih mengandalkan pengalaman dan intuisi Andrea Pirlo.

Mantan pilar AC Milan ini diharapkan mampu memberi umpan-umpan matang untuk duet striker Antonio Cassano dan Mario Balloteli atau Antonio di Natale.

Tak hanya umpannya saja yang ditunggu, Pirlo juga sangat mumpuni mengeksekusi bola-bola mati seperti ditunjukkannya saat menghadapi Kroasia.

Namun, Italia harus mewaspadai Irlandia yang tampil tanpa beban. Apalagi mereka ditukangi Giovanni Trappatoni yang sangat memahami sepakbola Italia.

Demi kehormatan

Giovanni Trappatoni

Meski berkebangsaan Italia, Giovanni Trapattoni tak akan mengalah kepada Azzurri.

Meski sudah tak menentukan lagi, Irlandia tentu tak ingin pulang dengan tangan hampa tanpa sekalipun memetik kemenangan.

Apalagi pertandingan ini akan menjadi laga internasional terakhir penjaga gawang Shay Given yang berniat mundur dari ajang internasional usai Piala Eropa 2012.

Pertandingan ini juga menjadi istimewa untuk Damien Duff yang jika diturunkan akan menjadi penampilan ke-100 untuk tim nasional Irlandia.

Sehingga, meski kecewa dengan hasil yang diperoleh tim asuhannya, pelatih Giovanni Trapattoni menegaskan pemainnya tetap serius menghadapi laga ini.

"Sangat penting bagi kami untuk memiliki mental seperti di babak kualifikasi. Memulai pertandingan dengan konsentrasi 100 persen dan hindari gol di menit awal," kata pria Italia itu.

Dengan sikapnya ini, jelaslah bahwa Trapattoni tak akan memberi pertandingan mudah untuk Cesare Prandelli yang pernah dilatihnya saat menangani Juventus.

"Dia (Prandelli) adalah pelatih bagus, dia melakukan kerja hebat. Dia mengubah mental tim dan memberikan profesionalisme ke seluruh tim," ujar pelatih tertua di Piala Eropa itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.