Ronaldo mengaku tidak tertekan

Terbaru  27 Juni 2012 - 09:47 WIB

Ronaldo mencetak tiga gol dalam dua laga penentuan di Euro 2012.

Kapten Portugal Cristiano Ronaldo membantah dirinya merasa tertekan atas pengharapan yang menjulang terhadap dirinya di Euro 2012.

Pemain berusia 27 tahun tersebut berhasil mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir yang membawa Portugal melaju ke babak empat besar.

Dengan pengharapan yang terpusat pada dirinya, Ronaldo mengatakan: ''Pertandingan ini adalah bagian dari hidup saya.''

"Saya terbiasa dengan itu. Tanggung jawab, ya, tekanan, tidak,'' tegas pemain yang merumput di klub Real Madrid tersebut.

Meski mengawali turnamen dengan buruk tetapi mantan pemain sayap Manchester United ini tampil gemilang dengan mencetak dua gol ke gawang Belanda guna membawa Portugal lolos penyisihan grup.

Kemudian dia kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan saat menggusur Republik Ceko 1-0 di perempat final.

"Saya mengetahui bahwa gol itu akan datang,'' kata Ronaldo.

"Memang mengawali turnamen dengan tidak baik, tetapi dengan pengorbanan dari teman satu tim maka semuanya menjadi membaik,'' ujarnya.

Memori buruk

"Dengan pengorbanan dari teman satu tim maka semuanya menjadi membaik"

Ronaldo

Kini di semi final Portugal akan menghadapi pemegang Piala Dunia dan Eropa, Spanyol, Rabu (27/06) di Ukraina.

Dengan modal bermain di La Liga bersama sejumlah pemain di skuat Spanyol, maka Ronaldo diharapkan bisa memanfaatkan pengetahuannya atas kelemahan para pemain La Furia Roja.

''Akan menjadi pertandingan yang keras dimana Portugal harus melakukan yang terbaik untuk mengalahkan Spanyol,'' katanya.

Bagaimanapun pemain yang juga dikenal dengan sebutan CR7 ini berkilah: ''Anda harus menyiapkan laga dalam cara yang sama dengan apa yang kami siapkan dalam pertandingan lainnya. Kami tidak melakukan hal yang berbeda.''

Prestasi terakhir Portugal dalam turnamen besar adalah di Lisbon saat Euro 2004, ketika sebagai tuan rumah mereka kalah dari Yunani.

Ronaldo mengaku ingin menghapus memori buruk tersebut tersebut di Polandia dan Ukraina.

"Menyenangkan jika Portugal memiliki kesempatan untuk mencapai final setelah delapan tahun,'' katanya.

"Akan sulit tetapi kami hanya satu langkah lagi.''

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.